24 March 2020, 22:40 WIB

OJK Pangkas Waktu Perdagangan di Bursa Saham


Despian Nurhidayat | Ekonomi

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) baru saja memberlakukan pengurangan waktu operasional Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS). Hal ini dilakukan dalam mendukung langkah-langkah Pemerintah untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19) serta harmonisasi kebijakan sektor jasa keuangan bersama Bank Indonesia (BI).

Untuk itu, OJK telah meminta kepada PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk melakukan beberapa langkah.

"Pertama kepada PT Bursa Efek Indonesia untuk mempersingkat jam perdagangan di Bursa Efek dan di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA), serta mempersingkat waktu pelaporan di Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE)," ungkap Deputi Komisioner Humas dan Logistik, Anto Prabowo dilansir dari keterangan resmi, Selasa (24/3).

Pengurangan waktu tersebut dengan rincian waktu perdagangan di Bursa Efek dari hari Senin s/d Jumat, menjadi sesi I: jam 09.00 sd 11.30, dan sesi II: jam 13.30 sd 15.00. Selanjutnya untuk waktu perdagangan SPPA menjadi jam 09.00 s/d jam 15.00, dan waktu operasional PLTE menjadi jam 09.30 s/d jam 15.30.

"Kedua, bagi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (PT KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI) untuk melakukan penyesuaian waktu proses penyelesaian dan kegiatan operasional lain dalam hal dibutuhkan," pungkasnya.

Lebih lanjut, pengurangan jam perdagangan Bursa Efek, jam perdagangan di SPPA dan waktu operasional PLTE serta penyesuaian waktu proses penyelesaian oleh PT KPEI dan PT KSEI tersebut akan berlaku pada 30 Maret 2020 atau sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh OJK. (OL-4)

BERITA TERKAIT