24 March 2020, 18:25 WIB

Gedung MUI Sudah Terpasang Bilik Sterilisasi Korona


mediaindonesia.com | Megapolitan

ARUS Baru Indonesia (ARBI) dan Dompet Dhuafa  memasang bilik sterilisasi (disinfection chamber) di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sarana ini merupakan lankah antisipatif terhadap penularan virus korona yang sedang mewabah di Indonesia dan menjadi pandemi di dunia.

Ketua ARBI, Lukmanul Hakim, mengajak para ulama, ustaz, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum memiliki kesadaran dan peduli untuk melindungi diri dan menghindari tersebarnya virus covid-19. "Kami siapkan bilik sterilisasi ini untuk nengantisipasi penularan covid-19," ungkap Lukmanul Hakin, yang juga pengurus MUI, dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Lukman meminta masyarakat tetap berada di rumah mengikuti anjuran pemerintah. Bila terpaksa dan mendesak harus keluar rumah ikuti protokol yang ditetapkan pemerintah dan membersihkan diri dengan disinfektan melalui bilik serilisasi. "Ikuti peraturan penerintah untuk melindungi masyarakat," kata Lukman yang juga menjabat Staf Khusus Wakil Presiden RI. 

Chief Comnunication Officer (CCO) Dompet Dhuafa, Guntur Subagja, menjelaskan DD sangat konsens terhadap antisipasi covid-19 bagi masyarakat. Selain melakukan penyenprotan disinfektan di rumah-rumah ibadah, sekolah, dan area publik, juga memasang bilik sterilisasi di berbagai tempat layanan publik dan area publik.  "Kami mengajak masyarakat berpartisipasi untuk menyediakan 1.000 bilik sterilisasi," ungkap Guntur. 

Bilik-bilik itu akan dipasang antara lain di bandara, stasiun, terminal, rumah sakit, dan sarana publik lainnya. Tim Crisis Center Cegah Tangkal Corona DD melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di berbagai fasilitas umum hingga pelosok pemukiman baik di lingkup Jabodetabek maupun seluruh kota besar se-Indonesia.

Dompet Dhuafa terus bergerak dengan inovasi-inovasi dalam cekal korona, yaitu membuat 1.000 unit bilik sterilisasi (Body Chamber) yang akan di salurkan ke berbagai fasilitas umum di wilayah Jabodetabek. Sebanyak 1000 unit ini akan di sebar ke seluruh fasilitas umum di Jabodetabek, bilik sterilisasi  (Body Chamber) ini berfungsi untuk sterilisasi secara keseluruhan badan bagi para masyarakat dalam menggunakan fasilitas umum baik moda transportasi maupun pejalan kaki. 

Semua yang memasuki area fasilitas umum diwajibkan memasuki alat tersebut untuk disterilkan dari kuman, bakteri dan virus yang mungkin menempel. Komposisi cairan antiseptik yang digunakan pada chamber, kandungannya berbeda dengan cairan desinfektan yang disemprotkan ke fasilitas publik. "Kalau yang ini kandungannya seperti yang digunakan untuk hand sanitizer, sehingga dijamin aman untuk publik dalam menggunakan bilik sterilisasi (Body Chamber)," ujar Doni Marlan, General Manager Remo Dompet Dhuafa. (OL-13)

Baca Juga: Stabilkan Nilai Tukar Rupiah, BI Injeksi Likuiditas Rp300 Triliun
Baca Juga: Dampak Covid-19, Pemerintah Siapkan Perppu Pelebaran Defisit APBN
 

BERITA TERKAIT