24 March 2020, 20:16 WIB

Pemerintah Tanggung APD dan Perawatan Pasien Covid-19


Hilda Julaika | Ekonomi

MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan perawatan pasien Covid-19 dan pemenuhan kebutuhan kesehatan terkait virus ini akan ditanggung oleh pemerintah. 

Menurutnya ada sekitar 100 ribu alat pelindung diri (APD) akan dipenuhi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Begitu pun dengan perawatan pasien covid-19.

“Seperti yang disampaikan Presiden tadi pagi, ada 100 ribu alat pelindung diri yang diambil dari perusahaan diproduksi daerah Bogor dan Bandung oleh Bea Cukai dan BNPB ditujukkan kepada rumah sakit di Jakarta maupun di Daerah,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (24/3).

Kementerian Keuangan terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk mengetahui kebutuhan berkaitan dengan alat kesehatan. Dengan begitu pembagian alat pelindung diri, tes kit, dan kebutuhan kesehatan lainnya dapat dikoordinasikan serta didistribusikan dengan baik.

“Ini anggarannya kita dukung sepenuhnya. Termasuk anggaran untuk pembiayaan dari mereka yang terkena covid-19 di Rumah Sakit (RS),” imbuhnya.

Baca juga: Topang Ekonomi Rakyat, Stimulus dan Insentif Digelontorkan

Adapun untuk pasien yang memang sudah dipenuhi (cover) oleh asuransi akan dicek kembali. Namun, jika tidak memiliki asuransi maka akan dipenuhi oleh pemerintah. Anggaran ini nantinya akan disentralisasikan melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang verifikasinya dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Karena pandemi covid-19 tidak masuk dalam hal yang bisa di-cover oleh BPJS Kesehatan dari iuran maka untuk pendanaan pasien covid-19 akan diambil dari APBN dan atau APBD. Ini kita sedang terus melakukan supaya RS memiliki kepastian bahwa mereka akan mendapatkan pembayaran dengan merawat para pasien penderita covid,” tegasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT