24 March 2020, 19:23 WIB

Media Group Donasi APD untuk Tenaga Medis


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

KELANGKAAN alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan pasien menimbulkan kekhawatiran dalam penanganan covid-19. Dalam merespons hal tersebut, Media Group mendonasikan puluhan ribu alat kesehatan untuk tenaga medis yang berjibaku melawan pandemi tersebut.

“Kita salurkan dalam bentuk alat pelindung diri untuk teman-teman kita yang bertugas di rumah sakit,” kata Ketua Yayasan Media Group Ali Sadikin di Gedung Metro TV, Jakarta Barat, kemarin.

Bantuan yang disampaikan berupa 122 kacamata pelindung, 225 baju operasi, dan 400 botol hand sanitizer. Selain itu, diberikan juga 1.800 masker N95, serta 5.500 masker biasa untuk pasien. “Juga sarung tangan untuk teman-teman di rumah sakit sebanyak 39 ribu buah,” imbuhnya.

Ali menambahkan, bantuan akan disalurkan melalui Co- Hope. Tim relawan kemanusiaan tersebut menyalurkan APD kepada tenaga kesehatan dan rumah sakit rujukan covid- 19 di Jakarta. Tim tersebut beranggotakan mahasiswa dan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Universitas Atma Jaya.

Sementara itu, Ali menyebut donasi yang masuk ke Dompet Kemanusiaan Yayasan Media Group sudah mencapai Rp1,6 miliar hingga pukul 12.00 WIB, kemarin. Ali juga mendorong segenap masyarakat agar mau berpartisipasi mendukung tenaga medis di seluruh Indonesia.

“Ayo kita tolong saudarasaudara kita yang ada di garis terdepan. Rencananya kita akan sebar (APD) ke seluruh Indonesia,” tutur Ali.

Gotong royong

Palang Merah Indonesia (PMI) menerima donasi publik sebesar Rp2 miliar, yang merupakan hasil penggalangan dana yang diinsiasi influencer Rachel Vennya di situs Kitabisa.com. Donasi tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Jusuf Kalla di Markas Pusat PMI, Jakarta, kemarin.

“Untuk mengatasi pandemi ini perlu gotong royong banyak pihak. Donasi ini tentu sangat membantu banyak pihak melewati krisis ini,” ucap Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI dalam keterangan resmi, kemarin.

Donasi tersebut digunakan untuk mendukung program Darurat Bencana Non Alam covid-19 PMI untuk memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis di rumah sakit PMI, klinik PMI, dan unit donor darah PMI di sejumlah wilayah di Indonesia.

Sementara itu, Kementerian Agama menyiapkan anggaran lebih dari Rp300 miliar untuk penanganan covid-19. “Sedikitnya ada sekitar Rp311 miliar. Sumbernya dari APBN dan non-APBN,” kata Plt Sekjen Kemenag Nizar di Jakarta, kemarin.

Juru bicara nasional untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto menyebut hingga kemarin pukul 15.00, pasien positif sebanyak 579, meninggal dunia 49, dan sembuh 30.

Sejumlah daerah juga mencatat pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan  (ODP). Contohnya, berdasarkan aplikasi pusat informasi dan koordinasi covid-19 Jabar (Pikobar), jumlah PDP 385 orang dan ODP 2.519, di laman infocorona.bantenprov.go.id di Provinsi Banten 144 PDP, 768 ODP. (Ata/Bay/H-3)

BERITA TERKAIT