24 March 2020, 17:30 WIB

Polda Sumut Akan Bubarkan Paksa Kerumunan


Yoseph Pencawan | Nusantara

Peningkatan eskalasi wabah covid-19 secara nasional, termasuk di Sumatera Utara (Sumut) membuat pihak kepolisian mengambil langkah tegas. Bila sebelumnya penerapan social distancing masih bersifat imbauan, maka saat ini sudah bersifat pemaksaan.

"Polda Sumut dan jajarannya akan membubarkan paksa kerumunan masyarakat bila membandel," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (24/3).

Dia menjelaskan, Polda Sumut dan jajaran kembali meningkatkan upaya pengamanan untuk semakin menekan penyebaran covid-19 di wilayah hukumnya. Satu dari berbagai cara yang dilakukan adalah dengan menggelar patroli gabungan bersama dengan TNI.

Dalam patroli gabungan ini mereka akan menindak tegas kerumunan masyarakat atau warga yang kumpul-kumpul. "Patroli akan menyasar berbagai lokasi yang selama ini kerap atau secara rutin terdapat keramaian. Contohnya kafe, tempat hiburan malam, warung-warung kaki lima atau tempat yang memiliki jumlah massa yang banyak," lanjutnya.

Baca juga: Masa Siaga Covid-19 Sumut akan Diperpanjang

Menurutnya, petugas terlebih dahulu akan menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang berkumpul untuk membubarkan diri. "Jadi, secara persuasif, Namun, apabila imbauan tersebut tidak diindahkan maka mereka akan dibubarkan secara paksa oleh petugas," katanya tegas.

Kasus covid-19 di Sumut menunjukkan peningkatan yang berarti. Sampai dengan hari ini tercatat jumlah pasien positif korona bertambah menjadi delapan orang. Padahal sehari sebelumnya masih dua orang. Lalu, orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sampai kemarin sore sudah sebanyak 50 orang. Adapun jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 763 orang, padahal sehari sebelumnya berjumlah 496 orang. (OL-14)

BERITA TERKAIT