24 March 2020, 16:37 WIB

​​​​​​​BI: Cadangan Devisa Indonesia Mampu Stabilkan Rupiah


Despian Nurhidayat | Ekonomi

BANK Indonesia (BI) baru saja memastikan bahwa cadangan devisa Indonesia dalam kondisi aman untuk menstabilkan rupiah. Hal ini karena kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah sejak Senin (23/3).

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, cadangan devisa Indonesia untuk saat ini sudah terjaga dan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk langkah selanjutnya.

"Kami pastikan bahwa jumlah cadangan devisa Kami lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah," ungkap Perry dalam video conference, Selasa (24/3).

Perry menambahkan, melemahnya nilai tukar rupiah dipicu kepanikan investor mengenai penyebaran virus korona (covid-19). Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang erat dengan pemerintah mengenai hal tersebut.

"Bagaimana kemudian ke depan terjaga berupaya agar untuk menjaga kecukupan cadangan devisa desa dalam rangka menstabilkan nilai tukar rupiah," lanjutnya.

Baca juga: Perbankan Diminta Proaktif Mengidentifikasi Debitur Terdampak

Perry juga menyebut bahwa BI akan terus memantau pergerak global, di mana masih terjadi kepanikan global akibat virus korona. Beberapa yang dipantau di antaranya ialah AS dan Eropa.

"Di Amerika, Eropa juga masih terjadi kepanikan global. Tapi juga langkah-langkah di Amerika misalnya juga langkah-langkah FED (Federal Reserve System) yang terus dilakukan itu juga bisa kemudian menstabilkan," pungkas Perry. (A-2)

BERITA TERKAIT