24 March 2020, 14:06 WIB

Jokowi: BPJS Kesehatan Harus Tanggung Pasien Covid-19


Andhika Prasetyo | Humaniora

DALAM menghadapi pandemi virus korona (Covid-19), layanan kesehatan memiliki peran krusial. Namun, terdapat golongan yang mengalami kesulitan finansial untuk mengakses layanan kesehatan.

Presiden Joko Widodo meminta agar postur Anggran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berikut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menanggung beban biaya layanan tersebut, yang disalurkan melalui BPJS Kesehatan.

"Tidak hanya pemerintah pusat, gubernur, bupati, wali kota juga harus melakukan realokasi anggaran untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat terpapar Covid-19,” tegas Jokowi, sapaan akrabnya, saat memimpin rapat terbatas, Selasa (23/4).

Baca juga: Jokowi Perintahkan Segera Lakukan Rapid Tes Covid-19

“Fokuskan anggaran pada kemampuan untuk menjaga rumah sakit dapat berfungsi penuh. Terutama alur penjaminan pasien dalam perawatan. Percepatan penyaluran dana yang dibayarkan kepada rumah sakit juga harus dilakukan," imbuh Kepala Negara.

Jokowi juga menginstruksikan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, untuk menerapkan norma standar dan prosedur dalam rangka pelayanan jaminan kesehatan pasien Covid-19, yang ditanggung BPJS Kesehatan.

"Baik terkait informasi fasilitas kesehatan dan biaya pelayanan, serta pendataan fasilitas kesehatan, yang dapat memberikan pelayanan kesehatan akibat Covid-19," tutupnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT