24 March 2020, 14:10 WIB

BUMN Bakal Bantu Pengadaan APD Medis


Hilda Julaika | Ekonomi

Saat ini persediaan masker dan alat perlindungan diri (APD) untuk tenaga medis masih kekurangan. Sementara itu, kasus Covid-19 terus melonjak penyebarannya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohor mengatakan akan membantu pemerintah dengan berupaya membeli APD dari luar negeri.  Sebab BUMN Indonesia tidak ada yang memproduksi APD di dalam negeri.

“BUMN sekarang  berupaya membeli APD dari luar negeri. Pembelian APD ini untuk dimasukan ke dalam negeri (untuk keperluan medis). PT Garuda Indonesia sudah siap kargonya,” ujarnya melalui konferensi secara virtual di Jakarta, Selasa (24/3).

Lebih lanjut Erick mengakui bahwa perusahaan BUMN selama ini memang belum memproduksi APD. Sementara itu, dari pihak swasta diketahui baru terdapat dua perusahaan yang melakukan produksi APD ini. Namun, memang sejauh ini kebutuhan APD lebih besar ketimbang ketersediaan APD di dalam negeri. Untuk itu, pembelian dari luar negeri atau impor menjadi alternatif yang diupayakan.

“Untuk APD (kita)  tidak membuat APD dari BUMN. Yang buat swasta ada 2, sejauh ini mereka yang membuatnya,” jelas Erick.

Sementara itu, BUMN telah berupaya membantu pengadaan alat kesehatan (alkes) berupa masker. Masker yang diproduksi oleh Kimia Farma sebanyak 4,7 juta ini dikatakan Erick sudah didistribusikan. Rencananya pada April mendatang Kimia Farma akan melakukan produksi kembali.

Pihaknya pun melakukan kerja sama untuk swasta agar melakukan produksi masker. Terutama saat ini Pemerintah sudah memberikan keringanan impor bahan baku masker yang belum ada di Indonesia. (Hld)

BERITA TERKAIT