24 March 2020, 13:21 WIB

Pendapatan Mal di Palu Turun 70% Sejak Wabah Korona


Mitha Meinansi | Nusantara

GENERAL Manager (GM) Palu Grand Mall (PGM) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Daniel TH, mengakui pendapatan PGM jauh merosot setelah mewabahnya virus korona, meskipun di Palu belum ditemukan kasus positif korona. Ia mengaku ancaman virus korona membuat kunjungan dan pendapatan PGM menurun hingga 70%. 

"Jauh menurun sekali yah. Hampir 70% menurun call trafficnya. Separuh lebih. Jadi termasuk sepi. Artinya sangat berdampak. Pendapatan kami pada berkurang semua," kata Daniel, Selasa (24/3).

Apalagi saat ini, management PGM telah mengeluarkan informasi resmi mengenai perubahan jam operasional mal. Keputusan itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam mengurangi penyebaran pandemi Covid-19, khususnya di Kota Palu. Jika sebelumnya pihak PGM memberlakukan jam operasional pada pukul 10.00 hingga 22.00 Wita, maka terhitung sejak Senin 23 Maret 2020, jam operasional PGM telah disesuaikan.

Sebagai satu-satunya mal yang di Kota Palu, PGM akan dibuka pada Pukul 11.00 hingga 20.00 Wita pada hari Senin-Jumat, dari waktu biasanya dibuka Pukul 10.00 hingga 22.00 Wita. Sementara untuk hari Sabtu dan Minggu, termasuk hari libur lainnya, akan dibuka pada jam yang sama, dan ditutup pada Pukul 21.00 Wita.

baca juga: Bali Siapkan Lokasi Karantina Representatif

Pihak PGM juga menganjurkan kepada pengunjung untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air, serta menggunakan pembersih tangan. Termasuk mendeteksi suhu tubuh bagi setiap pengunjung mal. Sementara fasilitas umum di dalam mal akan dibersihkan setiap hari. Anjuran yang sama juga diberikan kepada mitra PGM, untuk selalu membersihkan ruang sewa mereka. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT