24 March 2020, 12:00 WIB

Usulan Pembatalan UN 2020 Dirataskan Bersama Presiden


Syarief Oebaidillah | Humaniora

KETUA Komisi X DPR Syaiful Huda mengutarakan usulan meniadakan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 guna mencegah wabah Covid -19 dimantapkan lagi melalui rapat dengan Presiden Joko Widodo.

"Iya, hari ini dibawa diratas dengan Presiden,lalu kita minta detail dan teknisnya Kemendikbud mengeluarkan petunjuk pelaksana atau juklak dan petunjuk teknis atau juknis," kata Syaiful Huda saat dikonfirmasi Media Indonesia, Selasa (24/3) pagi.

Baca juga: Penghapusan Ganjil Genap Dilanjutkan Hingga 5 April

Sebelumnya, Huda mengemukakan dari rapat konsultasi via daring antara anggota Komisi X dan Mendikbud Nadiem Makarim telah menyepakati membatalkan UN tahun 2020. Kesepakatan ini diambil menimbang masifnya penyebaran Covid-19 di tanah air.

Langkah selanjutnya, kata Huda, Komisi X DPR meminta Kemendikbud menjelaskan aturan teknisnya secara rinci menjelaskan secara detail ke sekolah-sekolah serta memastikan kebijakan Kemendikbud berjalan secara operasional di lapangan.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Abdul Muti menyatakan demi kemaslahatan dan keselamatan bangsa, terutama peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, BSNP sebagai badan mandiri dan independen yang berwenang menyelenggarakan Ujian Nasional (PP Nomor 19 Tahun 2005) mengusulkan kepada pemerintah agar Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020 dibatalkan.

"Surat usulan pembatalan Ujian Nasional sudah disampaikan oleh BSNP kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 23 Maret 2020, " pungkas Abdul Muti. (OL-6)

BERITA TERKAIT