24 March 2020, 11:15 WIB

Ford Tutup Pabrik karena Pandemi Covid-19


Antara | Internasional

PRODUSEN mobil Amerika Serikat (AS) Ford Motor Company memutuskan menutup sementara pabrik-pabriknya yang tersebar di Amerika Selatan dan Utara, Asia, Eropa, hingga Afrika akibat dampak yang meningkat dari pandemik virus korona baru (Covid-19).

Penangguhan produksi secara bertahap mulai 21 Maret itu akan berlanjut hingga beberapa pekan ke depan tergantung situasi pandemik, pembatasan nasional, kendala pemasok, dan kondisi stok diler.

"Kesehatan dan keselamatan karyawan, diler, pelanggan, mitra, dan komunitas kami adalah prioritas utama kami," kata presiden International Markets Group di Ford, Mark Ovenden, Senin (23/3) waktu setempat.

Baca juga: Saudi Perlakukan Jam Malam, Pelanggar Terancam Denda Rp43 Juta

Ford merinci, pada 21 Maret, mereka menutup pabrik perakitan kendaraan dan pembuat mesin di Chennai, India, selanjutnya pabrik Perakitan Haiduong Ford Vietnam Limited mulai 26 Maret.

Sehari kemudian, Ford akan menghentikan sementara operasi Ford Motor Company (Thailand) Limited, dan 27 Maret akan berlanjut ke Pabrik Perakitan Silverton (Pretoria) dan Pabrik Mesin Struandale (Port Elizabeth) di Afrika.

Langkah-langkah yang diumumkan hari ini mengikuti tindakan yang sebelumnya diumumkan Ford, termasuk penghentian sementara produksi kendaraan dan mesin di Amerika Utara, Eropa, dan Amerika Selatan.

Ford juga mewajibkan karyawan bekerja dari jarak jauh kecuali mereka melakukan pekerjaan penting bisnis yang mengharuskan berada di tempat kerja.

Kebijakan kerja jarak jauh yang dijalankan perusahaan akan berlanjut sampai pemberitahuan lebih lanjut dalam upaya berkelanjutan untuk membantu mengendalikan virus.

Langkah pencegahan juga diambil Ford untuk melindungi keselamatan sejumlah kecil karyawan yang tidak dapat bekerja dari rumah.

Di Eropa, Ford menangguhkan operasi fasilitas Dagenham Engine Plant di London timur mulai Senin (23/3).

Bridgend Engine Plant di South Wales sementara akan menghentikan produksi mulai Rabu (25/3).

"Selama periode empat minggu ini, semua karyawan kami akan menerima pembayaran setidaknya setara dengan gaji pokok mereka," jelas Ford.

Sementara di Amerika Utara dan Amerika Selatan, Ford menangguhkan produksi pabrik di Brasil - Camaçari (BA), Taubate (SP), dan pabrik Troller di Horizonte (Ceará), juga pabrik di Pacheco, Argentina.

Pabrik di Pacheco dijadwalkan akan dioperasikan kembali pada minggu pertama April. (OL-1)

BERITA TERKAIT