24 March 2020, 06:40 WIB

Rapid Test di Bogor dan Depok Dialihkan


Selamat Saragih | Megapolitan

JAKARTA Selatan menggelar rapid test korona terhadap orang dalam pemantauan (ODP) atau yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif korona.

Meski demikian, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Muhammad Helmi belum bersedia meng­ungkapkan berapa jumlah yang positif dalam rapid test, kemarin, karena datanya dilaporkan ke Kemenkes.

Helmi menjelaskan rapid test dilakukan ke rumah mereka yang diisolasi (mandiri). Pengecekan melibatkan sejumlah tim medis dari puskesmas setempat. Alat rapid test yang disalurkan pemerintah amat terbatas sehingga pelaksanaan membutuhkan waktu.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto, menyebutkan hasil rapid test menunjukkan beberapa positif, meski lebih banyak negatif.

Yuri tidak menyebut berapa jumlah pasien positif. Meski demikian, lanjutnya, suspect yang dinyatakan negatif tidak berarti benar-benar bebas dari covid-19.

Secara terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin memastikan pelaksanaan rapid test tidak jadi dilakukan di Stadion Pakansari­, Cibinong, tapi dilakukan di wilayah masing-masing.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan rapid test untuk wilayah Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dilaksanakan di Pakansari. Rapid test di Kabupaten Bogor dijadwalkan paling lambat besok, sedangkan rapid test di Kota Bekasi ditunda. (Ssr/DD/Gan/J-2)

BERITA TERKAIT