23 March 2020, 20:39 WIB

Masa Siaga Covid-19 Sumut akan Diperpanjang


Yoseph Pencawan | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara (Sumut) kemungkinan besar memperpanjang status Siaga Covid-19 sampai bulan Mei 2020 menyusul semakin banyaknya jumlah pasien dan masyarakat yang terkait dengan wabah ini.

Sampai dengan Senin (23/3), pukul 17.00 WIB, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumut tercatat sebanyak 50 orang. Sebanyak enam orang PDP sudah dipulangkan karena dipastikan negatif korona.

Sementara jumlah pasien yang dinyatakan positif korona di Sumut belum bertambah, masih sebanyak dua orang.

Namun kenaikan signifikan terjadi pada jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang kini mencapai 763 orang, dari sehari sebelumnya yang hanya 496 orang.

"Karena terjadi kenaikan ekskalasi ODP dan PDP di Sumatera Utara, tentunya yang akan terjadi adalah kita memperpanjang siaga darurat sampai 29 Mei 2020," ujar Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatra Utara, Senin (23/3).

Bahkan, lanjut Riadil, bila sepanjang waktu itu belum juga terjadi penurunan ekskalasi, masa siaga dapat diperpanjang lagi sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca juga: Seorang Pasien PDP Covid-19 di Banda Aceh Meninggal

Pada 16 Maret 2020 Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menetapkan status Siaga Darurat Covid-19 sampai dengan 30 Maret 2020.

Dalam perkembangannya, pasien dan masyarakat yang terkait dengan wabah korona bertambah hari demi hari sehingga Gugus Tugas pun meningkatkan upaya penanganannya.

Selain Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik yang menjadi rumah sakit utama, Gugus Tugas juga menambah kapasitas ruang isolasi.

Gugus Tugas menyiapkan rumah sakit yang terisolasi, yakni Rumah Sakit GL Tobing PTPN II yang mampu menampung 60 pasien sekaligus. Sumut sendiri saat ini memiliki 62 rumah sakit yang siap menangani pasien covid-19. (A-2)

 

BERITA TERKAIT