23 March 2020, 20:30 WIB

Seorang Pasien PDP Covid-19 di Banda Aceh Meninggal


Hendra Saputra | Nusantara

SEORANG pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh, Provinsi Aceh meninggal dunia, Senin (23/3).

Pasien laki-laki berusia  55 tahun tersebut sebelumnya dirujuk dari Rumah Sakit Arun Lhokseumawe pada 20 Maret lalu.

Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh Saifulah Abdulgani mengatakan, kondisi pasien semakin memburuk sejak dirawat pada 20 Maret.  Pasien mulai kehilangan kesadaran dan meninggal dunia pada Senin, pukul 12.45 WIB.

"Pasien ini belum bisa disimpulkan sebagai pasien covid-19, karena statusnya masih dalam pengawasan. Hasil pemeriksaan laboratorium belum kami terima dari Balitbang Kesehatan di Jakarta," kata Saifullah Abdulgani dalam keterangan pers di sekretariat gugus tugas percepatan penanganan coronavirus Pemerintah Aceh, Senin (23/3).

Baca juga: Pariwisata di Sumut Ditutup Sementara Tangkal Covid-19

Pasien yang tercatat sebagai pegawai BUMN ini kembali ke Lhokseumawe, Aceh pada 13 Maret 2020, setelah melakukan perjalanan dinas ke Surabaya dan Bogor. Namun, pada 17 Maret pejabat BUMN ini dirawat di Rumah Sakit Arun, Lhokseumawe karena DBD dan infeksi paru.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Aceh, hingga 23 Maret tercatat 187 orang dalam pengawasan (ODP), lima pasien dalam pengawasan (ODP) dan 12 pasien Covid-19 negatif. (A-2)

BERITA TERKAIT