23 March 2020, 19:33 WIB

ODP Meningkat, Klungkung Bentuk Posko Siaga Darurat Bencana


Arnoldus Dhae | Nusantara

BUPATI Klungkung, Bali, I Nyoman Suwirta menggelar teleconference dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mengetahui situasi perkembangan virus korona atau covid-19 di wilayahnya.

Dalam diskusi jarak jauh yang dipimpin oleh Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra yang juga Ketua Penanggulangan Covid -19 Klungkung itu diketahui bahwa Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Klungkung terus mengalami peningkatan. 

Bupati Suwirta menjelaskan saat ini jumlah ODP di Klungkung mencapai 99 pasien. 

“Sampai Minggu (22/3) tercatat sebanyak 99 ODP, yang terdiri dari 75 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 24 orang masyarakat umum. Setelah mendapat laporan tersebut, saya langsung menginstruksikan seluruh OPD bergerak menanggulangi penyebaran Covid-19 sebelum semakin luas penyebarannya. Saya juga meminta masyarakat untuk mengisolasi diri dan mengonsumsi vitamin guna meningkatkan imun tubuh”, tutur Suwirta saat dihubungi via telepon, Senin (23/03).

Bupati Suwirta menambahkan akan membentuk posko Covid 19. “Saya sudah menginstruksikan Kadis Kesehatan untuk membuat kajian tentang status bencana Kabupaten Klungkung. Saya juga akan membentuk posko Siaga Darurat Bencana Covid 19 sampai ke tingkat Desa."

"Hal ini dilakukan untuk mengetahui lebih cepat perkembangan jumlah dan lokasi ODP, sehingga penyebaran virus dapat diawasi dan diantisipasi. Pencegahan penyebaran lainnya yaitu melakukan penyemprotan secara serentak pada Selasa (24/3), dengan menggunakan cairan disinfektan di tempat umum sampai ke tingkat desa,” papar Suwirta.

Ia mengaku telah menghabiskan 40 ribu liter disinfektan. “Sejak Jumat (20/3) lalu hingga sekarang, telah digunakan sebanyak 8 tangki cairan disinfektan dengan kapasitas masing-masing tangki 5.000 liter. Anggarannya berasal dari pendapatan para Kepala OPD untuk dibelikan peralatan maupun bahan disinfektan, kemudian dibagikan secara gratis ke masyarakat. Saya juga akan melakukan penyemprotan hingga setiap kecamatan dan objek wisata Nusa Penida."

Sementara itu, Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan bahwa dengan penetapan status itu kini bisa dikerahan SDM maupun materinya. Menurutnya, untuk menetapkan status siaga darurat covid 19 harus ada kajian dari dinas terkait yakni Dinas Kesehatan selaku leading sektor. 

Adapun BPBD akan menyiapkan hal-hal teknis seperti SK Tim penanggulangan pencegahan pengembangan penyakit virus Corona. 

"Langkah ini sangat baik untuk mendukung posko yang sudah ada di setiap desa,” kata Putu Widiada. (OL/A-1)

BERITA TERKAIT