23 March 2020, 17:46 WIB

IDI Sebut APD untuk Tenaga Medis Perlu Terus Diperbanyak


Atalya Puspa | Humaniora

IKATAN Dokter Indonesia (IDI) menilai, pemerintah harus mendistribusikan lebih banyak lagi alat pelindung diri (APD) untuk penanganan Covid-19. Pasalnya, 105 ribu APD yang kini didistribusikan dinilainya belum mencukupi.

"Masih kurang banyak. Setahu saya DKI saat koordinasi pertama saya ikut pasien masih 96 pasien positif DKI waktu itu butuh 196.000 APD. Waktu itu, skrg sudah berapa kali lipatnya?" kata Ketua PB IDI Daeng Mohammad Faqih saat dihubungi, Senin (23/3).

Berdasarkan pengalaman tersebut, Daeng menilai kebutuhan berskala nasional akan lebih tinggi lagi. Terlebih, pandemi Covid-19 masih terus berlangsung hingga saat ini.

Untuk itu, Daeng mendorong pemerintah agar terus melakukan distribusi APD ke wilayah-wilayah yang membutuhkan agar tidak kekurangan stok.

Baca jiga : Kemenkes Segera Distribusikan 105 Ribu APD ke RS Rujukan Covid-19

"Mendorong pemerintah untuk terus mengadakan APD. Tapi saya dengar kabar koordinasi terus dengan BNPB, gelombang-gelombang berikutnya akan lebih banyak lagi APD. Sekalian mengimbau pihak di luar pemerintah untuk ikut gotong royong," tandas Daeng.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah siap mendistribusikan sebanyak 105 ribu unit Alat Pelindung Diri (APD).

Adapun, APD tersebut akan disalurkan ke sejumlah wilayah dengan skala prioritas. (OL-7)

BERITA TERKAIT