23 March 2020, 15:00 WIB

Patroli Siber Terus Memburu Penyebar Hoaks Soal Covid-19


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Polri terus melakukan patroli siber demi mencegah adanya penyebaran berita bohong atau hoaks soal virus korona di penjuru negeri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal mengatakan hingga saat ini polisi telah menangani 41 kasus hoaks korona.

"Bila menemukan adanya konten hoaks soal korona ini, tim penyidik akan melakukan kontra narasi. Tujuannya agar masyarakat tidak terprovokasi dengan berita bohong tersebut, sehingga terwujud edukasi kepada masyarakat. Terutama netizen," ujar Iqbal di Mabes Polri Jakarta, Senin (23/3).

Baca juga:  Virus Korona Bisa Mati karena Sinar Matahari: Hoaks

Iqbal juga mengimbau masyarakat untuk menyaring seluruh informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya. Hal ini harus dilakukan karena bisa mencegah penyebaran hoaks di Indonesia.

“Intinya, saring dulu baru disebarkan,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah kabar bohong alias hoaks beredar luas di tengah penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Salah satunya adalah hoaks soal adanya penutupan sejumlah gerbang tol menuju Jakarta karena adanya lockdown. Namun, pihak Jasa Marga hingga kepolisian telah memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. (OL-14)

BERITA TERKAIT