23 March 2020, 11:55 WIB

Milenial Perlu Perangi Hoaks Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Di tengah merebaknya virus korona (covid-19) di Tanah Air, semakin banyak beredar berita palsu atau hoaks yang menyangkut virus tersebut. Beredarnya hoaks ini tentu berbahaya karena dapat menimbulkan keresahan, bahkan perpecahan di masyarakat.

Pendiri sekaligus CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara mengatakan generasi milenial berperan besar dalam melawan berita hoaks seputar covid-19 yang beredar di media sosial. Pasalnya generasi muda memiliki akses informasi yang lebih mudah, lebih banyak, dan tidak gagap teknologi (gaptek).

“Kalau misal ada informasi yang baik, sebarkan. Kalau ada informasi dengan sumber tidak terpercaya, stop di Anda. Kalau sudah jelas-jelas sumbernya tidak jelas, jangan malah di-share di grup. Ini paling penting,” kata Belva dalam konferensi pers Peran Milenial dalam Pencegahan dan Kesiapsiagaan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3).

Baca juga: Polri Tangani 22 Kasus Soal Berita Hoaks Virus Korona

Menurut Belva, memerangi hoaks merupakan bagian dari upaya edukasi yang penting dilakukan di tengah kondisi seperti sekarang ini. Kaum muda dapat melakukan edukasi sederhana dimulai dari lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga dan teman. Apalagi saat ini sudah banyak yang menggunakan grup WhatsApp dan banyak berita hoaks yang beredar di sana.

“Kita semua, sekecil apapun influence atau pengaruh kita, kita pasti ada di WA grup. Di situ paling banyak informasi berseliweran. Kalau ada hoaks, kamu sebagai anak muda adalah kewajiban untuk bilang bahwa lihat dulu sumbernya, ini hoaks. Karena kalau bukan anak muda siapa lagi yang akan mengingatkan?” tandasnya.

BERITA TERKAIT