23 March 2020, 11:05 WIB

Korsel Catatkan Penambahan Covid-19 Terendah


Willy Haryono | Internasional

KOREA Selatan (Korsel) melaporkan jumlah kasus baru terendah dari penyakit virus korona (Covid-19) sejak mencapai puncaknya pada 29 Februari lalu. Tren penurunan ini terus berlanjut dan memunculkan harapan Korsel dapat segera mengendalikan pandemi virus tersebut.

Data terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), Senin (23/3), mencatat adanya 64 kasus baru Covid-19. Total kasusnya di 'Negeri Ginseng' itu kini mencapai 8.961 dengan 110 kematian.

Dilansir dari Guardian, data terbaru menandai hari ke-12 jumlah infeksi Covid-19 di Korsel berada di bawah 100. Sebelumnya pada 29 Februari, pandemi virus korona di Korsel mencapai puncaknya dengan tambahan 909 kasus dalam kurun waktu 24 jam.

KCDC melaporkan 257 pasien Covid-19 telah diizinkan pulang dari rumah sakit. Jumat (13/3), jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Korsel melampaui tambahan kasus baru, sejak virus tersebut pertama kali masuk ke negara itu pada 20 Januari.

Baca juga: Gara-Gara Korona, 23 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara Kolombia

Tren penurunan jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 juga terus terjadi di Tiongkok. Dalam laporan terbaru Komisi Kesehatan Nasional, Senin (23/3), 'Negeri Tirai Bambu' itu mencatat tambahan 39 kasus Covid-19, yang semuanya 'diimpor' dari luar negeri.

Sementara untuk kasus domestik Covid-19, Tiongkok mencatat nol infeksi sejak beberapa hari terakhir hingga saat ini.

Minggu (22/3), Tiongkok memerintahkan agar semua penerbangan internasional ke Beijing dialihkan ke beberapa kota lain. Nantinya, semua penumpang akan diperiksa terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke ibu kota Tiongkok itu.

Pengalihan penerbangan ini merupakan upaya Pemerintah Tiongkok dalam memangkas jumlah kasus Covid-19 yang datang dari luar negeri. (OL-1

BERITA TERKAIT