23 March 2020, 09:41 WIB

Jumlah Warga Isolasi Mandiri di Maluku Utara Meningkat


Hijrah Ibrahim | Nusantara

PEMPROV Maluku Utara melalui Satgas Penanganan Wabah Virus Corona atau covid-19, Minggu (22/3) menyatakan jumlah orang dengan isolasi mandiri meningkat dari 174 orang menjadi 222 orang. Kemudian orang dalam pengawasan berkurang dari 14 orag menjadi lima orang, sementara pasien dalam pengawasan di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak dua orang. 

Sekretaris Satgas Covid 19 yang juga Juru Bicara Covid-19  Provinsi Maluku Utara dr Rosita Alkatiri menjelaskan mereka yang isolasi mandiri adalah warga Maluku Utara yang baru bepergian dari kota atau wilayah terjangkit virus korona. 

baca juga: Keuskupan Larantuka Batalkan Semana Santa

Pada kesempatan itu Rosita mengimbau kepada masyarakat Maluku Utara untuk mengurangi keluar rumah, sebagai upaya untuk memutuskan mata rantai peyebaran covid-19. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat Provinsi Maluku Utara agar tetap tinggal di rumah, untuk kita bersama-sama memutuskan rantai peyebaran virus mematikan itu," kata Rosita. (OL-3)

BERITA TERKAIT