23 March 2020, 07:26 WIB

Aceh Imbau Warga di Perantauan Tunda Pulang Kampung


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

UNTUK menghindari wabah covid-19, warga Aceh yang tinggal atau merantau di luar daerah supaya tidak pulang kampung dulu. Mereka diharapkan tetap bertahan sementara waktu di tempat mereka tinggal saat ini. Penundaan pulang kampung ke Serambi Mekkah dimulai Senin (23/3) hingga tiga pekan ke depan. Tujuannya adalah untuk menghidari penyebaran covid-19. Imbauan itu disampaikan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melalui Almuniza Kamal, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Minggu (23/3).

Dikatakan Almuniza, sesuai perkembangan, penyebaran virus korona telah mengkhawatirkan masyarakat di Aceh. Apalagi masifnya penularan covid-19 itu di berbagai daerah, seperti di kawasan Pulau Jawa.

"Kita minta masyarakat Aceh di rantau tidak pulang kampung dulu, agar aman dari penularan" tutur Almuniza.

Sebab penularan virus tersebut tidak menunjukkan gejala. Seseorang yang membawa virus tampak sehat. Dalam masa inkubasi ini, virus bisa menular ke orang lain apabila si pembawa virus melakukan kontak saat berkunjung ke keramaian, baik di ruang publik atau ke kota lain.

baca juga: PT KAI Daop 9 Jember Terapkan Social Distancing


Intraksi dengan orang ramai di stasiun atau bandara saat pulang sangat rawan tertular virus tersebut.  Kemungkinan lainya yaitu, mereka yang ingin pulang kampung tersebut dalam kondisi negatif atau bebas covid-19, tapi saat pulang tertular dari orang lain saat berada di kampung. 

"Itu juga sangat berbahaya tehadap kesehatan dirinya. Ini sangat kita khawatirkan" tambahnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT