22 March 2020, 20:30 WIB

Akhir Maret, RS di Pulau Galang Siap Terima Pasien Covid-19


Antara | Humaniora

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, sudah siap saat akan ditinjau oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Maret 2020.

"Insya Allah pada 28 Maret nanti saat akan ditinjau oleh Bapak Presiden Joko Widodo sudah siap," ujar Basuki di Jakarta, Minggu.

Menurut Basuki, pada tahap pertama pembangunan yang rampung pada 28 Maret, terdapat 400 tempat tidur untuk observasi dan 50 tempat tidur untuk isolasi.

Fasilitas listrik dan air sudah tersedia, serta instalasi pengolahan airnya sudah 100 persen rampung.

"Jadi di Pulau Galang kita merehabilitasi rumah sakit yang dulu diperuntukkan untuk para pengungsi Vietnam, sekarang progresnya sudah mencapai 80 persen. Kemudian kita membangun sarana untuk observasi dan isolasi," katanya.

Baca juga : Balitkabi Kementan Ajak Konsumsi Ubi Jalar Ungu Tangkal Covid-19

Basuki memastikan, RS di Pulau Galang dipersiapkan dengan matang, sama seperti persiapan Wisma Atlet Kemayoran yang juga dijadikan RS darurat penanganan Covid-19.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena kita semua sudah siap melayani dan mengantisipasi wabah virus korona ini," tegas Basuki.

Sebelumnya Kementerian PUPR menyatakan fasilitas observasi/penampungan/karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, termasuk virus korona (Covid-19) di Pulau Galang, Kepulauan Riau, akan rampung akhir Maret 2020.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko Widianto menjelaskan fasilitas itu akan memanfaatkan lokasi bekas tempat penampungan (kamp) pengungsi Vietnam yang difungsikan sejak 1979 hingga 1996. Pulau Galang sendiri saat ini menjadi kawasan wisata sejarah.

Ia menambahkan saat ini progres pembangunan masih dalam tahap persiapan seperti desain dan lainnya. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut ketika ditanya apakah teknologi konstruksi yang digunakan akan sama dengan yang dilakukan Tiongkok saat membangun RS darurat di Wuhan. (Ant/OL-7)

BERITA TERKAIT