22 March 2020, 19:22 WIB

Nekat Buka saat Tanggap Darurat Covid-19, Siap-Siap Izin Dicabut


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI telah menetapkan status tanggap darurat covid-19 pada Jumat (20/3) lalu. Melalui penetapan status itu, DKI selangkah lebih dekat menuju penutupan kota untuk meminimalisasi penularan virus korona dengan membatasi layanan transportasi publik hingga menutup 14 jenis tempat hiburan dan wisata.

Penutupan tempat wisata dan hiburan dilakukan mulai besok Senin (23/3) hingga 5 April mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Cucu Ahmad Kurnia mengatakan ia akan menyiapkan sanksi berat bagi 14 jenis tempat hiburan maupun wisata yang masih buka di masa tanggap darurat.

"Kita siapkan SP (surat peringatan) 1-3. Kalau masih bandel juga siap-siap kita cabut izinnya," kata Cucu kepada awak media, Minggu (22/3).

Baca juga: Anak Muda Juga Berisiko Kena Covid-19, Patuhi Pembatasan Sosial

Sebagai langkah pengawasan jajaran Satpol PP akan terjun mengawasi lokasi tempat hiburan dan wisata.

Cucu menambahkan ada sekitar 1.300 tempat hiburan dan wisata yang harus tutup mulai besok.

"Iya nanti kita turun bareng sama Satpol PP," ujarnya.

Sementara itu, terkait permintaan Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Aspija) untuk pemotongan pajak serta bunga pinjama bank sebagai insentif selama penutupan, Cucu menyebut akan berkomunikasi dulu dengan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Ketua Aspija Hana Suryani mengatakan pengusaha tempat hiburan mengaku siap jika harus tempat usahanya harus tutup selama tanggap darurat Covid-19. Namun, hal itu harus diikuti pemberian insentif seperti pemotongan pajak hiburan dan penghentian sementara bunga bank. (A-2)

BERITA TERKAIT