22 March 2020, 18:48 WIB

Desakan Penundaan Olimpiade Tokyo Kian Kencang


Deden Muhammad Rojani | Olahraga

DESAKAN terhadap Komite Olimpiade Internasional unuk menumda Olimpiade Tokyo 2020 kian kencang. Kali ini desakan disuarakan Federasi Atletik Amerika Serikat.

Ketua Federasi Atletik AS Max Siegel mengirim surat permintaan agar Komite Olimpiade dan Paralimpiade AS (USOPC) mendukung penundaan Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam suratnya, Siegel menegaskan, kesehatan dan keselamatan semua orang harus menjadi prioritas dan menekankan bahwa kondisi saat ini membuat atlet atletik AS tidak bisa mempersiapkan diri menuju olimpiade.

"Kami memahami konsekuensi dari permintaan ini. Mencoba mengoordinasikan logistik dari kualifikasi yang tertunda dan terus bergerak maju di tengah situasi global saat ini, tidak menjadi kepentingan terbaik bagi atlet kita," tulis Siegel.

Tak hanya Federasi Atletik, Federasi Renang AS juga meminta USOPC mendukung olimpiade dimundurkan ke tahun depan.

Baca juga : Hampir 70% Warga Jepang Setuju Olimpiade 2020 Ditunda

"Kami mendesak USOPC, sebagai pemimpin Gerakan Olimpiade, untuk menggunakan suaranya dan berbicara atas nama atlet," kata CEO USA Swimming Tim Hinchey.

Meski banyak permintaa, USOPC yang selalu membawa kontingen besar dala penyelenggaraan olimpiade musim panas, belum mau menggunakan kekuasaannya untuk meminta penundaan Olimpiade Tokyo 2020.

“Keputusan tentang itu tidak terletak langsung pada kita,” kata ketua dewan USOPC Susanne Lyons dalam sebuah konferensi dengan wartawan Jumat.

“Tergantung WHO, pemerintah Jepang dan IOC. Dalam situasi apa pun, USOPC tidak akan mengirim atlet jika dianggap itu tidak aman, " imbuh Lyons.

Norwegia dan Brasil telah melangkah lebih jauh, secara terbuka mereka mengajukan penundaan Olimpade Tokyo 2020.

“Rekomendasi kami sangat jelas bahwa Olimpiade di Tokyo tidak akan terjadi sebelum situasi Covid-19 berada di bawah kendali pada skala global,” tulis federasi Norwegia (NOC) dalam surat kepada Presiden IOC Thomas Bach.

Baca juga : KOI Masih Siapkan Jakarta jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Dalam surat rekomendasinya, NOC juga merujuk pada sejumlah pertandingan olahraga yang dibatalkan dan memperberat persiapan atlet menghadapi Olimpiade.

Langkah itu diikuti Federasi Renang Perancis yang menyebut Olimpiade 2020 Tokyo tak akan bisa diselenggarakan dengan baik dalam kondisi seperti sekarang.

Badan Atletik Inggris juga mempertanyakan urgensi menyelenggarakan Olimpiade 2020 musim panas ini di tengah ketidakpastian penyebaran Covid-19.

Presiden IOC Thomas Bach menyebut keputusan menunda olimpiade sebagai prematur.

"Kita tinggal empat setengah bulan lagi dari olimpiade. Bagi kami, (penangguhan) adalah tak bertanggung jawab," kata Bach. (AFP/OL-7)

BERITA TERKAIT