22 March 2020, 15:49 WIB

Sesuai Janji Jokowi, Wisma Atlet Siap 100% Jadi RS Darurat Korona


M Iqbal Al Machmudi | Humaniora

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, perbaikan dan perapihan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, yang akan digunakan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan virus korona (Covid-19) sudah 100% siap.

Perbaikan dilakukan sebagai tindaklanjut dari perintah Presiden Joko Widodo atas permintaan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Ada tiga komponen pekerjaan yang dilakukan. Pertama pembersihan ruangan karena sudah lama tidak dipakai, termasuk penyemprotan disinfektan kemarin sore, 100% sudah selesai," kata Basuki usai meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19, Minggu (22/3).

Baca juga: NasDem Jawa Barat Semprotkan Disinfektan di Wilayah Zona Merah

"Kemudian modifikasi perbaikan sedikit di lantai 1,2, dan 3 pada tower 7 yang akan dimanfaatkan sebagai RS Darurat dilengkapi dengan ruang laboratorium, farmasi, radiologi, dan ICU semua sudah siap 100%," imbuhnya.

Hingga saat ini hanya instalasi peralatan medis yang dipasang namun semuanya sudah masuk ke Wisma Atlet Kemayoran.

"Siang ini akan di-install semua peralatan medis portabel, insyaallah malam ini sudah selesai semua. Selanjutnya kita bisa lakukan gladi resik untuk protokol pengaturan lalu lintas orang, sehingga pasien dan petugas tidak boleh berpapasan. Besok Senin (23/3/2020), InsyaAllah kita akan mulai operasionalnya," ujar Menteri Basuki.

Semua protokol terkait pelayanan kesehatan dikatakan akan diatur oleh Kementerian Kesehatan dengan operasionalnya akan dibantu oleh TNI, Kepolisian, dan relawan, di bawah komando dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Sedangkan untuk bantuan alat-alat kesehatan akan dikoordinasikan oleh Kementerian BUMN. Jadi ini adalah bentuk sinergi pemerintah untuk penanganan COVID-19," ujarnya.

Baca juga: 304 Pasien Positif Covid-19 Tercatat di Jakarta, 21 Sembuh

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Putranto mengatakan, Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat Covid-19 diperuntukkan untuk pasien positif virus korona yang kondisinya sakit ringan. Hal itu dilakukan agar rumah sakit rujukan korona bisa fokus untuk menangani pasien Covid-19 yang kondisinya sakit berat.

"Rumah sakit yang akan melakukan seleksi, mana yang bisa dirawat di Wisma Atlet. Untuk tenaga medis saya cek sudah siap semua," ujarnya.

Dari 10 tower yang ada di Wisma Atlet Kemayoran, Kementerian PUPR menyiapkan 4 tower untuk digunakan sebagai RS darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.

Baca juga: Gereja Katolik dan Kristen di Purwokerto Gelar Ibadah Online

Tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien.

Adapun Tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang refreshing. Sedangkan lantai 4-24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas di Tower 7 adalah 886 unit dengan kapasitas ruang rawat maksimum adalah 2.458 pasien.

Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan Tower 1 lantai 1-24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang. Sedangkan Tower 3 lantai 1-24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung maksimal 1.750 orang. (Iam/A-3)

BERITA TERKAIT