22 March 2020, 13:35 WIB

Satu PDP Korona di RSUD M Yunus Bengkulu Meninggal


Marliansyah | Nusantara

SEORANG pasien yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  M Yunus Bengkulu, dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona meninggal dunia pada Sabtu (21/3) malam.
     
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, mengatakan, seorang pasien yang meninggal merupakan PDP mengalami gejala virus korona nomor 19 di Provinsi Bengkulu, yang dirawat sejak Sabtu (21/3) lalu.
     
"PDP ini merupakan perempuan paruh baya berusia 60 tahun warga Kota Bengkulu, Bengkulu,  yang mengalami gejala mirip virus korona seperti demam, batuk dan sakit tenggorokan," katanya.
     
Pasien tersebut, lanjut dia, sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Yogyakarta, tapi Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, belum dapat memastikan riwayat pasien.
     
Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, belum dapat memastikan apakah pasien itu meninggal karena virus korona jenis baru atau tidak.  Selama dirawat di RSUD M Yunus, pihak rumah sakit juga telah melakukan pemeriksaan radiologi terhadap paru-paru pasien dan hasilnya menunjukkan adanya gejala pneumonia.
     
Selanjutnya,  RSUD Bengkulu sudah mengirimkan sampel dahak pasien tersebut untuk dilakukan uji swab di laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. "Spesimennya sudah diambil dan dikirim hari  ini (Minggu,22/3) ke Litbangkes Kementerian Kesehatan," imbuhnya.
    
Untuk itu,  kata dia, hasil uji laboratorium ini akan menunjukkan apakah pasien ini positif atau negatif virus korona. (OL-13)

Baca Juga: Penyemprotan Disinfektan Secara Masif di Jakarta
Baca Juga: Di Jambi, 132 Warga Berstatus ODP dan 13 PDP Covid-19
 

BERITA TERKAIT