22 March 2020, 13:05 WIB

Di Jambi, 132 Warga Berstatus ODP dan 13 PDP Covid-19


Solmi | Nusantara

Sebanyak 132 orang warga di Provinsi Jambi masuk dalam kategori OPD (Orang Dalam Pemantauan) terkait virus korona. Sebagian besar dari mereka diketahui baru saja melakukan perjalanan ke kota yang terjangkit covid-19 di Pulau Jawa.

"Walaupun dari hasil penapisan (screening) terbilang sehat, mereka masuk kelompok ODP karena mereka baru kembali dari daerah yang terpapar korona. Mereka diminta melakukan isolasi mandiri di rumah di bawah pantauan petugas medis dari puskesmas terdekat," kata Johansyah, Juru Bicara Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan covid-19 Provinsi Jambi, Minggu (22/3).

Adapun yang dinyatakan OPD adalah puluhan siswa SMAN 1 Kota Jambi yang kembali Jumat (20/3) pekan lalu dari Yogya dan Jakarta. Selain itu, ada 74 mahasiswa dan enam dosen Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Syaefuddin Jambi, yang Sabtu (21/3) kemarin tiba di Jambi dari perjalanan praktik ke daerah Bandung.

Baca juga: Gubernur Jambi Minta ASN Setop Perjalanan ke Luar Negeri

Sementara warga yang saat ini dirawat dengan status PDP di rumah sakit rujukan, satu di antaranya di RS Raden Mattaher Jambi, terhitung Jumat (20/3) bertambah menjadi 13 orang. Sebelumnya 11 orang.

Dua pasien tambahan yang kini dirawat intensif di RS Raden Mattaher, jelas Johansyah, satu orang balita usia 4 tahun asal Kabupaten Tanjungjabung Timur. "Dia sakit sepulang dari Depok. Satu PDP lagi ialah pria paruh baya yang dirujuk sebuah rumah sakit swasta di Kota Jambi karena menunjukkan gejala penyakit yang dikhawatirkan seperti terinfeksi
korona.

Hari Minggu ini, tim medis akan melakukan uji klinis dan melakukan swab (cairan tenggorokan) kedua pasien untuk segera dikirim ke Litbangkes di Jakarta," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT