22 March 2020, 12:59 WIB

Covid-19 Meningkat, Kadin DKI : Skenario Terburuk Harus Disiapkan


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta telah mengimbau kepada perusahaan agar para karyawan bekerja di rumah atau work from home, untuk mendukung pencegahan penularan virus korona. Kota Jakarta menjadi episentrum penyebaran covid-19, dengan jumlah kasus terus meningkat termasuk korban meninggal. Menanggapi imbauan Pemprov DKI Jakarta,  Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat segera mempersiapkan beberapa skenario, untuk mencegah penularan covid-19.

"Termasuk skenario terburuk sekalipun. Sehingga pada akhirnya kita harus melaksanakan lockdown secara total. Saat ini kita harus menomersatukan dulu sama keselamatan jiwa bersama," kata Diana kepada Media Indonesia, Minggu (22/3).

Selain itu, kata Diana, sudah saatnya pemerintah melibatkan seluruh komponen dalam masyarakat untuk dapat secara bersama-sama untuk ikut serta dalam mengatisipasi kondisi pembatasan ini. Ia mengatakan akibat kebijakan work from home tersebut, pekerja harian lepas yang paling berdampak.

"Saya juga berpendapat, kita harus dapat merumuskan secara bersama, karena sektor inilah yang akan mengalami pukulan yang paling hebat. Di sinilah pemerintah pusat dan daerah berperann penting mencari solusi terbaik," jelas Diana.

Diana menyebutkan pemerintah pusat dan daerah wajib berbagi peran, yakni menyediakan bahan makanan, memastikan call center dan petugas kesehatan dalam kondisi siaga, mobil/ambulans dengan jumlah yang memadai, kamar-kamar rumah sakit cukup untuk menampung pasien, dan lain sebagainya.

"Jangan dilupakan soko guru perekonomian kita adalah gotong royong. Bukalah keterlibatan masyarakat dengan menyumbangkan sembako di tiap-tiap RT/RW," jelas Diana.

baca juga: Pembatasan Layanan KRL Jabodetabek Berlangsung 2 Minggu

Diana berharap pemerintah dapat satu kata dan memutuskan wacana ini dengan cepat dan memiliki waktu lagi untuk berwacana.

"Masyarakat menunggu sikap pemerintah untuk dapat melindungi warganya. Sementara kita lupakan dahulu masalah ekonomi dahulukan keselamatan warga," pungkas Diana. (OL-3)

BERITA TERKAIT