22 March 2020, 11:25 WIB

Mengapa Virus dari Kelelawar Sangat Mematikan?


Abdillah Marzuki | Weekend

BUKAN kebetulan beberapa wabah penyakit virus terburuk dalam beberapa tahun terakhir, seperti SARS, MERS, Ebola, dan bahkan mungkin juga virus SARS-CoV-2 (severe acute respiratory syndrome coronavirus 2) penyebab penyakit covid-19, diduga berasal dari kelelawar.

Penelitian University of California Berkeley menunjukkan kelelawar punya respons imun yang kuat. Studi itu dilakukan terhadap sel kelelawar yang dikultur. Respons imun itu juga berakibat pada virulensi (kemampuan virus untuk menimbulkan penyakit) yang lebih besar. Artinya, virus menjadi lebih ganas.

"Beberapa kelelawar mampu meningkatkan respons antivirus yang kuat, tetapi juga menyeimbangkannya dengan respon anti-peradangan," terang peneliti Miller Fellow UC Berkeley, Cara Brook, seperti dikutip sciencedaily.

Virulensi itu juga membuat virus akan jauh lebih berbahaya ketika menginfeksi mahkluk hidup yang punya sistem imun lebih lemah, seperti manusia.

"Sistem kekebalan tubuh kita akan mengalami peradangan jika mencoba strategi antivirus semacam ini," tambahnya.

Peneliti memodelkan sistem kekebalan kelelawar pada komputer. Pemodelan itu menunjukkan sel-sel kelelawar dengan cepat melepaskan interferon pada infeksi, sedangkan sel-sel lain dengan cepat menutup diri. Interferon adalah proses replikasi virus pada sel atau jaringan. Hal itu mendorong virus untuk reproduksi lebih cepat.

"Intinya adalah kelelawar berpotensi menampung virus," kata ahli ekologi dan biologi UC Berkeley Mike Boots. (M-4)

BERITA TERKAIT