22 March 2020, 10:15 WIB

IOC Sebar Kuesioner Untuk Negara Anggota Soal Dampak Korona


Antara | Olahraga

KOMITE Olimpiade Internasional (IOC) yang berada di bawah tekanan untuk menunda Olimpiade Tokyo 2020, bertanya kepada anggotanya yaitu Komite Olimpiade Nasional (NOC) mengenai dampak krisis virus corona terhadap persiapan atlet.

Dalam satu kuesioner berjudul COVID-19 dan persiapan untuk Olimpiade Tokyo 2020, IOC bertanya kepada Komite Olimpiade negara-negara anggotanya bagaimana peraturan darurat terkait covid membatasi pelatihan dan persiapan atlet-atlet Anda?" IOC sudah berada dalam tekanan sejak USA Swimming pada Jumat membuka sekumpulan orang yang protes dan mendesak Olimpiade, yang dijadwalkan mulai 24 Juli hingga 9 Agustus untuk dibatalkan.

Dalam kuesioner ini, IOC bertanya tentang kemungkinan perubahan paksa atau bahkan relokasi kamp pelatihan, tanpa menunjukkan apa yang ingin dipelajari dari jawabannya. Sebelumnya pada Jumat (20/3), USA Swimming mengingatkan bahwa para atletnya tidak bisa lagi berlatih secara normal tanpa risiko tertular virus. Keberatan yang mereka ajukan ini juga diikuti oleh Federasi Renang Prancis, Komite Olimpiade Norwegia dan para atletnya.

Kepala Atletik AS Max Siegel dengan hormat meminta dalam surat bahwa Komite Olimpiade dan Paralimpiade AS (USOPC) menganjurkan penundaan Olimpiade 2020 di Tokyo. Selain meningkatnya jumlah suara yang mendukung penundaan, penundaan sejumlah kompetisi besar olahraga internasional, seperti turnamen sepak bola Euro 2020, yang sudah diundur satu tahun, menempatkan IOC di bawah tekanan.

baca juga: Piala Thomas dan Uber 2020 Ditunda

Pada Jumat, Presiden IOC Thomas Bach mengatakan kepada New York Times bahwa terlalu prematur untuk menunda. Ia pun tidak ingin bertanggung jawab bila Olimpiade Tokyo 2020 ditunda. 

"Kita masih empat setengah bulan lagi dari Olimpiade," tegasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT