22 March 2020, 08:45 WIB

Samsat Pangkalpinang Imbau Bayar PKB Secara Online


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Untuk menekani penyebaran virus korona, Kantor Samsat Pangkalpinang mengimbau masyarakat melakukan Pembayaran Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan secara online. Hal ini untuk meminimalkan kontak langsung atau sentuhan antara petugas dan wajib pajak.

Kepala UPT Samsat Pangkalpinang Rezania Saputra mengatakan para wajib pajak bisa membayar PKB secara online dengan aplikasi Samsat Online Nasional (SALMONAS).

"Aplikasi ini dapat diunduh google play. Jadi, tidak perlu datang ke kantor kita," kata Rezania saat dikonfirmasi Minggu (22/3).

Ia menjelaskan hal ini dilakukan dalam upaya mengurangi pelayanan pembayaran PKB tahunan, sehingga tidak perlu bertatap muka atau kontak langsung dengan wajib pajak.

"Pembayaran PKB Online ini juga untuk mengakomodasi instruksi KPK yang menggalakkan transaksi non-tunai serta instruksi Kemendagri, dalam SE Sekda Babel no.800/1102/VII tanggal 20 Maret 2020 sebagai salah satu upaya pencegahan korona," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Babel Gencar Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Kasi penetapan, pembukuan, dan pelaporan UPT Bakuda provinsi Babel (Samsat Pangkalpinang) Wedius Virkiyan menyebutkan bahwa cara menggunakan aplikasi Samolnas ini cukup mudah.

"Yang penting unduh dulu aplikasinya di google play, kemudian masuk pendaftaran. Lalu mengisi beberapa formulir dalam bayar PKB Online, seperti nomor polisi, nomor KTP, nomor rangka, nomor ponsel, dan terakhir e-mail. Nanti akan muncul kode bayar," kata Virkiyan.

Pastikan alamat yang tertera di STNK Kendaraan, lanjutnya, sesuaindengan alamat yang ada di KTP pemilik kendaraan. "Ini untuk mempermudah petugas kita mengirim surat ketetapan pajak dan stiker ke alamat sebagai bukti pengesahan pajak 1 tahun," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Pencegahan covid-19 Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan hingga saat ini ada 68 kasus korona di Babel. "Totalnya ada 68 kasus, 11 PDP dan 57 ODP. Sebelumnya sudah ada 3 PDP hasilnya negatif, sedangkan untuk 11 PDP masih menunggu konfirmasi lanjut," kata Mikron.

Dia mengapresiasi langkah Samsat Pangkalpinang yang menerapkan pembayaran PKB secara online. "Ini salah satu upaya kita untuk mencegah penyebaran virus korona karena tidak ada kontak langsung atau sentuhan antara masyarakat dan petugas," ujarnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT