22 March 2020, 06:34 WIB

Dua Karyawan Tertular Korona, IMF Tutup Kantor di Washington


Antara | Internasional

DANA Moneter Internasional (IMF) menutup sementara markasnya di Washington D.C., Amerika Serikat, mulai Jumat (20/3) sampai batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan itu dilakukan IMF setelah dua pegawainya dinyatakan positif tertular jenis baru virus korona atau covid-19. 

"Dua pasien itu saat ini masih dirawat dan berangsur pulih, tetapi IMF telah menutup seluruh akses masuk ke kantor," kata IMF lewat laman resmi PBB itu.

Namun akses masuk kantor pusat IMF masih diberikan kepada staf kebersihan dan keamanan, karena selama penutupan berlangsung, mereka akan membersihkan seluruh ruangan. Selama proses pembersihan kantor, para karyawan bekerja di rumah.

"Adanya penutupan sejalan dengan rencana situasi darurat yang telah disusun sebelumnya dan aturan ini diharapkan tidak berdampak pada kinerja IMF," terang Dana Moneter Internasional dalam pernyataan tertulis dalam laman PBB itu.

baca juga: WHO : Wuhan jadi Harapan Baru Dunia

Menurut, Worldometers, yang memperoleh data dari laman resmi negara-negara dan WHO, mencatat per hari ini (21/3) jumlah pasien positif covid-19 di Amerika Serikat mencapai 19.871 jiwa dengan tambahan 398 kasus baru. Dari jumlah itu, 277 di antaranya meninggal dunia dan 147 pasien dinyatakan sembuh.

Sejauh ini, pasien terbanyak di Amerika Serikat ditemukan di negara bagian New York dengan 8.522 kasus positif (ditambah 124 kasus baru), disusul Washington 1.524 pasien positif, dan California 1.255 kasus. Sementara itu, total pasien positif covid-19 di se

BERITA TERKAIT