21 March 2020, 22:08 WIB

WHO : Anak Muda tidak Kebal Virus Korona


Antara | Internasional

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan  anak-anak muda bahwa mereka tidak kebal dari  virus korona (COVID-19), bahkan seringkali pasien muda tidak menunjukkan gejala penyakit saat terserang virus.

"Saya ingin menyampaikan pesan ke anak-anak muda: kalian tidak kebal (virus, red). Virus ini dapat membuat anda dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu, bahkan membuat anda meninggal dunia," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus dalam pengarahan harian di Markas WHO, Jenewa, Swiss, Jumat (20/3), sebagaimana dipantau di laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sabtu.

Ghebreyesus menjelaskan berada dalam rumah tetap jadi pilihan paling bijak untuk seluruh warga dunia, termasuk kalangan muda, meskipun mereka tidak sakit.

"Walaupun anda tidak sakit, pilihan yang kalian buat, keputusan untuk ke luar (rumah, red) atau tidak dapat membuat perbedaan bagi situasi hidup dan mati orang lain. Saya bersyukur banyak anak muda yang menyebarkan informasi (tentang COVID-19), bukan virus," terang Ghebreyesus seraya menyampaikan apresiasinya bagi anak-anak muda yang berinisiatif menyebarkan pesan dan informasi COVID-19.

Menurut Ghebreyesus, penanggulangan COVID-19 tidak hanya membutuhkan solidaritas antarnegara, tetapi juga kerja sama antarkelompok umur.

Pasalnya, COVID-19 dapat menyerang seluruh kelompok umur, meskipun tingkat kematian tertinggi masih ditemukan pada pasien berusia lebih dari 80 tahun, demikian analisis Worldometers, laman penyedia informasi statistik independen, sebagaimana dipantau, Sabtu (21/3).

BERITA TERKAIT