21 March 2020, 21:11 WIB

Penyemprotan Disinfektan Efektif Membunuh Virus Korona


Antara | Humaniora

DEKAN Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam mengatakan penyemprotan disinfektan efektif membunuh virus termasuk virus korona penyebab COVID-19. "Disinfeksi cukup efektif betul karena kalau ada virus nempel dikasih disinfektan, satu jam mati dia," kata Ari, Sabtu (21/3).

Ari menuturkan proses disinfeksi (penyemprotan disinfektan) akan cukup efektif sebagai bagian dari upaya mengendalikan penularan COVID-19 jika rutin dilakukan. Penyemprotan disinfektan dilakukan terutama di tempat-tempat ramai dan fasilitas umum seperti tempat peribadatan, mal, dan eskalator.

Dihubungi terpisah, peneliti Mikrobiologi dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sugiyono Saputra mengatakan disinfeksi merupakan salah satu langkah untuk mencegah penularan dengan membunuh virus yang mungkin masih bertahan di benda atau tempat tertentu.

Sugiyono menuturkan beberapa jenis virus korona selain SARS-CoV-2 (penyebab COVID-19) dapat bertahan hidup pada benda mati selama dua jam hingga sembilan hari.

Namun, menurut Sugiyono langkah itu akan efektif kalau dilakukan bersamaan dengan usaha lainnya untuk menghentikan penularan dan penyebaran COVID-19 sebagaimana yang disampaikan pemerintah.

Upaya lain itu seperti isolasi mandiri dan menjaga jarak aman antarorang serta menjaga kesehatan dan kebersihan. "Semua (upaya) harus dilaksanakan dengan serius agar transmisi virusnya juga berhenti," tuturnya. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT