21 March 2020, 18:05 WIB

Pentingnya Membangun Kebahagiaan Anak


Eni Kartinah | Humaniora

HASIL survei pusat informasi dan konsultasi perkembangan anak, Tiga Generasi, menunjukkan, orangtua di Indonesia belum menjadikan kebahagiaan anak sebagai prioritas dalam pola asuh. Survei kepada lebih dari 1.400 responden orangtua di beberapa kota itu menunjukkan, 93% responden belum memprioritaskan kebahagiaan untuk mendukung tumbuh kembang si kecil.

“Padahal, anak yang merasa bahagia dalam proses tumbuh kembangnya akan mempunyai rasa percaya diri, lebih mandiri, mudah bersosialisasi, dan bekerja sama dengan lebih baik. Rasa bahagia juga membuat anak lebih termotivasi belajar, mempermudah orangtua menanamkan nilai-nilai keluarga yang positif, berpikir lebih optimistis dan positif, serta lebih mudah berempati dan membantu orang lain,” papar Psikolog anak dari Tiga Generasi, Ayoe P Sutomo, pada diskusi memeringati Hari Kebahagiaan Internasional yang digelar  Nestlé Lactogrow. Hari Kebahagiaan Internasional diperingati tiap 20 Maret.

Untuk mendukung si kecil tumbuh bahagia, lanjutnya, orangtua perlu membangunnya sejak awal. Antara lain dengan menerapkan rutinitas harian sejak usia dini dan membangun hubungan berkualitas.

Dokter spesialis anak dr Ariani Dewi Widodo SpA(K) menambahkan, faktor kesehatan juga berperan penting dalam mendukung si kecil tumbuh bahagia, terutama kesehatan saluran cerna. Sebab, saluran cerna yang sehat akan membantu penyerapan nutrisi dengan baik dan mendukung daya tahan tubuh si kecil sehingga tidak gampang sakit serta dapat mempengaruhi mood dan perkembangan kognitifnya.

“Salah satu cara untuk menjaga kesehatan saluran cerna adalah dengan menjaga keseimbangan mikrobiota di dalamnya, yang dapat dilakukan dengan cara pemberian asupan probiotik terutama Lactobacillus reuteri yang aman dan teruji secara klinis bermanfaat bagi pencernaan,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, artis Sandra Dewi yang juga seorang ibu berbagi tips membangun kebahagiaan anak. Ia mengungkapkan, meski sering disibukkan dengan aktivitas pekerjaan, ia selalu berusaha untuk memberikan asupan yang bergizi untuk anak. “Di samping itu, saya dan suami selalu menyisihkan waktu berkualitas bersama anak dan berusaha melakukan kegiatan bersama-sama.” 

Brand Executive Nestlé Lactogrow Pramudita Sarastri mengatakan, hasil survei Tiga  Generasi itu menjadi salah satu alasan pihaknya terus menjalankan kampanye Grow Happy yang sudah dilakukan sejak 2017 sebagai bentuk komitmen untuk bersama-sama dengan para orangtua mendukung anak tumbuh bahagia.

“Di tahun ini, kami juga menghadirkan Grow Happy Club, program loyalitas dari Nestlé Lactogrow yang menyediakan ragam informasi untuk membantu orang tua memastikan tumbuh kembang optimal si kecil,” pungkasnya. (Eni/OL-09)

BERITA TERKAIT