21 March 2020, 16:15 WIB

Politisi NasDem: Masa Reses Diperpanjang DPR bukan Berarti Vakum


Akhmad Mustain | Politik dan Hukum

BADAN Musyawarah DPR memutuskan memperpanjang masa reses sampai 30/3, atau mundur seminggu dari jadwal sebelumnya pada tanggal 23/3. Keputusan yang dibahas dalam sidang online antaranggota Bamus pada Jumat (20/3) bertujuan membatasi aktivitas sosial (social distancing) dalam rangka menanggulangi pandemi virus korona (covid-19).

Anggota Komisi VI DPR F-NasDem Subardi mengatakan perpanjangan masa reses adalah keputusan tepat agar semua pihak bersatu melawan korona. "Pembatasan aktivitas sosial efektif mematikan penyebaran virus korona. Hampir semua negara pandemi korona menerapkan langkah ini."

Baca juga: Bertemu BNPB, Influencer: Pemerintah tidak Bisa Gerak Sendiri

Menurut legislator asal Yogyakarta ini perpanjangan masa reses tidak membuat anggota DPR vakum. Dengan perpanjangan masa reses, anggota DPR memiliki kesempatan lebih lama menggunakan wewenangnya menanggulangi korona. Banyak pekerjaan yang tetap diemban setiap wakil rakyat utamanya di tiap daerah pemilihan. 

Baca juga: Tambah 44, Pasien Positif Korona di Jakarta Jadi 268

"Pada awal reses 4 maret lalu, saya mengajak Pemkab Sleman bersama jajaran Dinas Kesehatan Meninjau kesiapan RS Sardjito menangani korona. Hasilnya, RS Sardjito sebagai RS Pemerintah cukup baik. Fasilitasnya bagus dan modern. Tetapi saat itu saya mendorong pelibatan RS swasta agar bersama-sama melawan korona. Alhamdulillah kini pemerintah pusat sudah menunjuk banyak RS swasta sebagai RS rujukan." (X-15)

BERITA TERKAIT