21 March 2020, 14:16 WIB

HAKLI: Penyemprotan Disinfektan Harus Sesuai Kebutuhan


mediaindonesia.com | Humaniora

KALANGAN ahli menekankan penyemprotan diinsfektan secara mandiri untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19), dapat dilakukan tergantung tingkat keperluan.

"Tergantung tingkat keperluannya," ujar Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Arif Sumantri, dalam konferensi pers di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (21/3).

Lebih lanjut, Arif mengatakan penyemprotan disinfektan tanpa disertai upaya sanitasi, terutama untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka akan berujung sia-sia. Upaya disinfeksi yang berlangsung selama 30-60 menit akan menyisakan residu di permukaan benda tidak lebih kurang dari sehari. "Jadi tidak sampai sehari, setelah itu kita akan (perlu) lakukan disinfeksi lagi," jelasnya.

Baca juga: Jadi RS Darurat Covid-19, Wisma Atlet Disemprot Disinfektan

Apabila tidak berada di daerah yang berpotensi tinggi terjangkit virus korona, masyarakat dikatakannya cukup melakukan pola hidup bersih dan sehat. Namun, ketika berada di daerah rawan penularan Covid-19, penyemprotan disinfektan dapat dilakukan sesuai aturan. Dalam hal ini, agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan.

Sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, Arif mengimbau masyarakat melakukan cuci tangan dengan bersih. Setelahnya, masyarakat juga diimbau untuk memakai sarung tangan. Mengingat, cairan disinfektan yang digunakan dapat merusak kulit.

Dia pun menekankan perlunya memakai masker untuk menghindari potensi menghirup kandungan disinfektan, yang juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan.(Ant/OL-11)

BERITA TERKAIT