21 March 2020, 14:05 WIB

Lusa ASN dan PHL Babel Masuk Kerja Bergilir


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

UNTUK mengantisipasi penyebaran virus korona di lingkungan Provinsi Bangka Belitung (Babel). Gubernur Provinsi Babel, Erzaldi Rosman Djohan mengeluarkan kebijakan pengaturan sistem masuk kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Harian Lepas (PHL).

Dalam kebijakan tersebut menurut Erzaldi, kepala perangkat daerah dapat mengatur jadwal dan menyesuaikan sistem masuk kerja secara bergiliran bagi ASN dan PHL terhitung mulai Senin (23/3) sampai menunggu perkembangan lebih lanjut.

Dijelaskannya kebijakan yang tertuang dalam surat edaran yang di tandatangani Sekda Babel Naziaro tersebut dengan menugaskan satu orang pejabat administrator, satu orang pejabat pengawas, dan empat orang pelaksana atau disesuaikan ruang lingkup jenis pelayanan beban kerja masing-masing perangkat daerah.

"Maksimal 30 persen dari jumlah pegawai dilingkungan provinsi, 70 persen ASN dan PHL kerja dirumah dilakukan secara bergiliran dalam setiap minggunya," kata Erzaldi Sabtu (21/3).

Ia menjelaskan menindak lanjuti kebijakan 70 persen ASN work from home (kerja dari rumah) agar seluruh kepala OPD, pertama Memanfaatkan Aplikasi Online-Meeting Resmi Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel (https://rapat.babelprov.go.id) untuk melakukan meeting secara online.

Kedua lanjutnya. Menggunakan aplikasi tersebut untuk absensi sesuai jam yang telah ditentukan dan rapat-rapat internal.

"Saya harapkan Kebijakan ini agar tidak mengurangi kinerja tiap ASN pemprov babel,." tegas Erzaldi.

Sementara, Sekda Babel Naziarto menambahkan, perangkat daerah masing-masing diminta proaktif menyampaikan laporan perkembangan
Gubernur/Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah serta selalu mengabsen melalui video call ke pegawai tentang keberadaan pegawai yang
bersangkutan.

"ASN dan PHL belum ditugaskan melaksanakan tugas kedinasan di kantor sesuai sistem masuk kerja yang ditentukan oleh perangkat daerah masing-masing. Tetap dapat menjalankan tugas kedinasan dari rumah tempat tinggalnya masing-masing," kata Naziarto.

Masing-masing kepala perangkat daerah beserta ASN diharapkannya dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, secara online seperti aplikasi persuratan dan aplikasi kantor lainya.(OL-2)

BERITA TERKAIT