21 March 2020, 12:40 WIB

Kimia Farma Siap Produksi Kembali Obat Chloroquine Untuk Covid-19


M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

Penggunaan obat chloroquine dan avigan untuk melawan virus korona (Covid-19) yang dianggap efektif dan telah  digunakan oleh beberapa negara. Pemerintahpun siap mengikuti jejak negara yang terdampak untuk menggunakan dua obat tersebut.

 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, BUMN Farmasi memiliki sekitar tiga juta chloroquine yang diproduksi oleh PT Kimia Farma. Jika dibutuhkan maka Kimia Farma siap memproduksi.

 

“Kalau satu pasien membutuhkan sekitar 50 butir setidaknya ada 60 ribu pasien yang bisa mendapatkan obat ini. Kalau memang efektif tentunya PT Kimia Farma akan memproduksi kembali,” kata Erick melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (21/3).

 

Selain itu pengadaan obat Avigan dari Jepang jika memang dibutuhkan, Kantor BUMN bersama Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo sudah meminta pihak produsen untuk menyediakan bagi Indonesia.

 

“Avigan sekarang ini sudah diminta oleh banyak negara untuk mengobati mereka yang terjangkit virus corona,” ungkap Erick.

Dana CSR BUMN untuk Bantu Penanganan Covid-19

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers Jumat (21/3) menjelaskan, pemerintah akan menggunakan dua obat tersebut untuk menghadapi virus korona. Sedangkan, rapid test untuk mengetahui mereka yang terpapar virus korona sudah mulai tiba di Indonesia dan untuk pertama dipergunakan di Jakarta Selatan karena diduga banyak warga di wilayah itu terpapar virus yang sedang mewabah ini.

 

Dalam terapi empiris Covid-19 di Rumah Sakit Indonesia maupun di luar negeri, Chloroquine sudah digunakan bersama dengan beberapa obat lain, terutama kepada pasien Covid-19 berat dengan dosis yang ditakar dan diawasi ketat oleh dokter.

 

Sekarang Chloroquine, dan beberapa obat lain, masih dalam tahap uji klinis dan masih perlu persetujuan dari otoritas kesehatan dunia sebelum menjadi obat resmi Covid-19. (E-1)

 

BERITA TERKAIT