21 March 2020, 10:50 WIB

Soal Voice Note Pasien Anestesi RSHS Meninggal: Hoaks


Henri Siagian | Nusantara

RSUP dr Hasan Sadikin (RSHS) memastikan voice note yang beredar di aplikasi pembicaraan instan Whatsapp terkait residen anestesi meninggal dunia karena virus corona (covid-19) dab ada lima suspect corona sebagai hoaks. 

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Sabtu (21/3),Direktur Utama RSHS dr Hasan Sadikin, Nina Susana Dewi,  membantah kabar tersebut.

Baca juga: Hadapi Virus Covid-19, Ridwan Kamil: Bad Day Pasti Berlalu

"Tidak benar ada residen anestesi yang meninggal dunia karena covid-19. Sampai saat ini tidak ada petugas kesehatan yang diisolasi, dan tidak benar ada lima suspect covid-19," kata dia. 

Baca juga: Peserta MTQ di Lembata Jalani Pemeriksaan Suhu Tubuh

Menurut dia, petugas kesehatan yang kontak erat dengan pasien positif tergolong orang dalam pemantauan (ODP) yang dipantau oleh RSHS. "Sepuluh orang petugas kesehatan telah dites covid-19 dan seluruhnya negatif."

Dia menambahkan, berita resmi tentang penanganan covid-19 di RSHS dapat dilihat di laman rshs.or.id, Facebook rshsbdg, Instagram @rshs_bandung, dan Twitter @rshsbdg. (X-15)

BERITA TERKAIT