21 March 2020, 07:00 WIB

Brebes Siap Tangani Kemungkinan Outbreak Covid-19


Supardji Rasban | Nusantara

WABAH virus korona (Covid-19) meluas hingga ke daerah-daerah, di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tercatat sudah ada 6 pasien Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang di isolasi di RSUD Brebes. 

Bahkan, salah satu pasien yang dalam 5 hari terakhir panasnya tidak turun. "Berdasarkan hasil pemeriksaan selimfosit B (HFLC), hasil angkanya tinggi sekitar 3,9 dan indikasi sangat responsif terhadap Covid-19. Namun demikian pihak rumah sakit masih menunggu proses pengetesan Swab VTM yang hingga kini belum diperoleh hasilnya," ujar Anggota DPR Komisi IX, Dewi Aryani, usai rapat koordinasi/rakor bersama Bupati Brebes Idza Priyanti, dan pejabat jajaran terkait di pendopo rumah dinas bupati Brebes, Jumat (20/3).

Baca juga: Jembatan Musi II Palembang Ditutup 14 Hari

Dewi menerangkan rakor membahas berbagai hal teknis yang terkait dengan percepatan persiapan penanganan Covid-19 mulai dari penyuluhan kepada semua Organisasi Pimpinan daerah (OPD), camat hingga kepala desa.

"Kami juga membahas teknis penanganan kemungkinan adanya penyebaran yang masif atau outbreak Covid-19," ucap Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Jawa tengah, yang wilayahnya meliputi Kabupaten/Kota Brebes dan Tegal tersebut.

Dia memprediksi bukan tidak mungkin pasien akan bertambah, apalagi saat ini sudah ada yang kemungkinan positif. 

"Saya minta kepada pihak yang berwenang, untuk segera mengisolasi keluarga pasien agar segala kemungkinan penyebaran virusnya bisa diantisipasi," pintanya.

Dalam kesempatan berbeda Dewi menyambangi 4 RSUD di Kabupaten/Tegal dan Brebes, untuk memberi bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Keempat RSUD yang mendapat bantuan APD antara lain berupa baju pelindung yakni RSUD Suradadi, RSUD DR. Soeselo, Slawi (Kabupaten Tegal), RSUD Kardinah Kota Tegal dan RSUD Brebes.

"Memang tidak seberapa jumlahnya, tapi mudah-mudahan jika dalam waktu dekat lebih mudah memperolehnya saya akan mengusahakannya lagi," ucap legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca juga: Bank NTT Kucurkan Kredit Rp150 Miliar ke Pemprov

Tak hanya membantu APD, ia juga memberikan bantuan sabun, untuk mengingatkan lagi kepada masyarakat akan pentingnya bersih diri, dan bersih lingkungan dan sesering mungkin cuci tangan.

"Kami berharap pemerintah juga terus berupaya bekerja sama dengan seluruh pabrikan APD untuk kembali memproduksi APD sebanyak banyaknya diantaranya pakaian pelindung, masker dan lain sebagainya," pungkasnya. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT