20 March 2020, 20:14 WIB

Perkantoran di DKI Diminta Tutup 14 Hari Kedepan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Bawesdan menyerukan mulai hari ini hingga 2 April 2020 seluruh kegiatan perkantoran di Ibu Kota dihentikan sementara.

Alasannya, sebaran angka kasus positif covid-19 di Jakarta naik dari 208 kasus menjadi 224 kasus dan 20 pasien diantaranya meninggal dunia.

"Kemudian, kepada dunia usaha, kita mengeluarka Seruan Gubernur Nomor 6 tahun 2020 yang menegaskan. Ini statusnya seruan, tapi menegaskan bahwa seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu dihentikan, menutup fasilitas operasional, dan tidak melakukan kegiatan perkantoran, tapi lakukan kegiatan di rumah," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Jumat (20/3).

Anies melanjutkan perusahan yang tidak dapat menghentikan total maka diminta untuk mengurangi kegiatan operasional sampai batas paling minimal, minimal jumlah karyawannya, minimal waktu kegiatannya, dan minimal fasilitas operasionalnya.

"Serta mendorong sebanyak mungkin karyawan bekerja dari rumah. Kami mengimbau kepada dunia usaha untuk memperhatikan surat edaran menteri tenaga kerja tentang perlindungan kepada pekerja dan buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan covid-19. Seruan ini berlaku juga pekan depan dan kita berharap ditaati dunia usaha karena bagaimanapun juga hanya bisa efektif bila semua serempak melakukannya," tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengimbau agar para perusahaan bisa menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi karyawannya untuk mengurangi penularan virus korona.

Imbauan ini akhirnya diikuti oleh 42 perusahaan dengan sebanyak 20 ribu lebih karyawan sudah menerapkan kerja jarak jauh.

Sementara itu, saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait virus korona di DKI mencapai 1.147 orang dengan 802 orang telah sembuh dan 345 orang masih dipantau.

Lalu jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 503 orang dengan 294 orang masih dirawat dan 209 orang telah sehat. (OL-2))

BERITA TERKAIT