21 March 2020, 00:40 WIB

Pemprov Diminta Siap Operasi Pasar


(Tri/Medcom/J-1) | Megapolitan

WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait dengan masalah ekonomi yang akan muncul akibat pandemi covid-19. Apa-lagi, status darurat nasional hingga 29 Mei 2020.

'Ini kalau covid-19 belum terkendali dalam satu atau dua bulan ke depan, harga pasti bakal bikin warga Jakarta teriak,' ujar dia dalam keterangan tertulis, kemarin.

Menurutnya, panic buying yang sudah terjadi di mal akan menjalar hingga pasar. Pasalnya, permintaan melebihi pasokan.

Oleh karena itu, ia mengusulkan agar Anies merenca-nakan operasi pasar untuk beberapa bulan ke depan. Tujuannya, menjaga stabilitas harga bahan pokok sangat mendesak.

"Pasti harga naik, warga makin panik. Jangan sudah kejadian baru kita semua ketar-ketir. Persiapkan dari sekarang," saran dia.

Ia menyarankan agar para penimbun segera ditangkap. DPRD mendukung sepenuhnya. "Ini nyawa banyak orang, stabilitas nasional, jangan main-main," tutup Zita.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, kemarin melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

"Perlu saya sampaikan, ketersedian pangan mempunyai stok yang lebih dari cukup," kata Nana.

Nana mengimbau seluruh warga Jakarta tidak membo-rong sembako untuk meme-nuhi kebutuhan sehari-hari secara pribadi. Masyarakat diminta membeli sembako secara normal.

"Jadi masyarakat tidak perlu resah dengan isu-isu yang beredar (stok pangan tidak cukup), stok masih lebih cukup," ujar Nana.

Sidak pasar ini dilakukan jajaran Polda Metro Jaya bersama Bulog. Dalam operasi ini, Nana mengaku fokus pada kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.

"Bahan pokok yang selalu dibutuhkan, seperti beras, gula, minyak goreng, sama tepung terigu," tutur Nana.

Nana memastikan harga sembako di Pasar Palmerah stabil. Tidak ada kenaikan harga sembako yang signifikan pascawabah virus korona merebak.

"Harga masih stabil dan stoknya masih cukup. Hanya gula yang agak naik, ini tentunya jadi keprihatinan kami. Kami dari Satgas Pangan akan melakukan upaya-upaya, kami akan melakukan penyelidikan, kenapa gula ini langka," papar Nana. (Tri/Medcom/J-1)

BERITA TERKAIT