20 March 2020, 18:00 WIB

Cegah Covid-19, Baznas DKI Sumbang 500 Alat Pelindung Diri


Deri Dahuri | Megapolitan

SEJAK merebaknya wabah virus korona tipe baru atau Covid-19, berbagai barang kebutuhan medis tiba-tiba hilang di pasaran. Jika pun tersedia, harganya melambung tinggi. 

Akibatnya, keselamatan para petugas medis pun terancam. Padahal, merekalah garda terdepan dalam perang melawan pandemi ini. Keselamatan mereka harus diutamakan.

Menyadari situasi tersebut, Baznas (Bazis) DKI Jakarta memberikan sumbangan alat pelindung diri (APD) untuk para petugas medis yang menjadi garda depan dalam menangani pasien virus korona di Jakarta.

Sumbangan yang diserahkan langsung oleh Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, KH Ahmad Luthfi Fathullah kepada Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, di Kantor Dinas Kesehatan Jakarta, Jumat (20/3).

Menurut Luthfi, Baznas DKI sangat peduli kepada keselamatan para petugas medis yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menangani pasien virus Covid-19.

"Tanpa keberanian dan keikhlasan mereka, tidak akan bisa menangani pasien yang jumlahnya terus meningkat. Karena itu mereka harus dilindungi, salah satunya dengan memberikan mereka APD yang layak," ujar Luthfi.

"Dalam situasi seperti ini, para medis ini adalah hero, pahlawan masyarakat. Mereka berani mempertaruhkan keselamatan dirinya sendiri untuk menolong para pasien Covid-19. Padahal, mereka sendiri adalah pihak yang paling rentan terhadap penularan Covid-19," ujarnya.

"Karena itu, sebagai wujud penghargaan  kepada para petugas medis ini, Bazis DKI turut membantu menyediakan APD kepada para pahlawan kemanusiaan ini," ungkap KH Luthfi.

Adapun APD yang diberikan oleh Baznas DKI dalam kesempatan tersebut berupa sepatu boot, kaca mata google, steril handscoonnonsteril handscoon, masker N 95, dan baju cover all, yang jumlah totalnya sebanyak 500 buah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widiastuti, mengapresiasi dan megucapkan terima kasih kepada Baznas DKI yang telah menunjukkan perhatian dan kepeduliannya kepada para petugas medis. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT