20 March 2020, 17:44 WIB

Sentimen Positif Penanganan Covid19, Indeks Ditutup Menguat


Hilda Julaika | Ekonomi

Indeks Harga Saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia  hari ini berhasil menguat sebesar 2,18% atau 89,523 poin ke 4.194,94 didorong kabar  dengan pemesanan obat Avigan (anti-virus) dan Choloroquine oleh pemerintah.

 “Para pelaku pasar sangat mengapresiasi peran pemerintah dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19 di tanah air. Bahkan pemesanan Avigan dan Chloroquine oleh pemerintah akan dilaksanakan secara besar-besaran,” ujar Analis Nafan Aji Gustama  kepada Media Indonesia, Jumat (20/3).

Selain aksi pemerintah untuk membeli obat Avigan dan Choloroquine, para pelaku pasar juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) dalam rangka menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 bps.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik di tengah-tengah pelemahan Rupiah.

Ia membetulkan apabila angka penyebaran virus Covid-19 di Indonesia berkurang akan mengurangi tekanan pada IHSG. Meski begitu pengaruh pandemi global Covid-19 masih terbilang mengancam ekonomi global.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan di antaranya, Semen Indonesia (Persero) sebesar 20% ke Rp7.050 per lembar saham , Gudang Garam Tbk sebesar 19,98% ke Rp39.475, , United Tractors Tbk sebesar 17,86% menjadi Rp14.850 , H M Sampoerna Tbk sebesar 16,45%, Unilever Indonesia Tbk sebesar10,18% Rp6.225 dan, Telekomunikasi Indonesia Tbk sebesar 9,92% ke 2.880 per saham.

Sebelumnya Kepala Ekonom Bank BNI Ryan Kiryanto langkah BI yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 4,2-4,6% memberikan kepastian ke pasar. Sehingga pelaku pasar dapat memproyeksikan seberapa besar dampak wabah covid-19 ke perekonomian. Langkah BI yang menurunkan suku bunga acuan ke level 4,5% juga diyakini akan direspon oleh perbankan untuk memompa kredit ke masyarakat.

“Langkah BI ini juga memberikan kepastian terkait obyektivitas gambaran perekonomian nasional di 2020 ini dan di 2021 nanti. Pelaku pasar diharapkan bisa lebih tenang sehingga tekanan ke pasar keuangan, pasar modal dan sektor riil bisa berkurang atau mereda. Investor portofolio dan investasi langsung diharapkan rebound sehingga IHSG di BEI dan Rupiah bisa kembali menguat karena kepercayaan pasar membaik,” tandas Ryan.(E-1)

 

BERITA TERKAIT