20 March 2020, 17:27 WIB

Antisipasi Korona, Masyarakat Disarankan tidak Hadiri Ceng Beng


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

PEMERINTAH pusat telah mengintruksi kepada masyarakat untuk sementara waktu tidak berkumpul ditempat-tempat keramaian. Agar dapat mengantisipasi penyebaran virus korona tipe baru atau Covid-19.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) meminta kepada seluruh masyarakat, mengurangi menghadiri keramaian seperti event atau keramaian umum lainnya.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus korona adalah mengurangi berada tempat-tempat di keramaian.

Mengenai ritual Ceng Beng yang akan dilaksanakan pada 4 april 2020 di Babel, Erzaldi memastikan merupakan salah satu event tempat keramaian yang akan banyak dikunjungi masyarakat.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang hendak menghadiri event Ceng Beng tersebut untuk kembali berpikir menghadiri event itu. Pasalnya, pihaknya tidak bisa menjamin event tahunan tersebut aman dari virus korona.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tidak pernah mengeluarkan berupa izin baik lisan maupun tulisan untuk perayaan Ceng beng.

"Kita hanya mengimbau dan menyarankan agar masyarakat yang ingin hadir di Ceng Beng untuk kembali berpikir hadir, karena saat ini hadir di keramaian seperti itu tidak bisa dijamin keamananya di tengah upaya pemerintah mencegah penyebaran korona ini," kata Erzaldi di Pangkal Pinang, Babel, Jum'at (20/3).

Imbaun tersebut, lanjut Erzaldi, bukan hanya untuk Ceng Beng, tetapi semua event dan terlebih untuk masyarakat yang biasanya berada di cafe-cafe agar tidak pulang terlalu malam.

"Untuk yang di cafe ini, kalau memang tidak penting tidak usahlah, tapi kalau memang masyarakat ingin ke cafe, tolong jangan pulang terlalu malam, kalau bisa jam 20.00 WIB pulang," sarannya.

Selain itu, kepada orang tua, ia juga menyarankan agar anak-anak jangan diajak berlibur ke tempat-tempat keramai atau wisata, hal ini untuk menghindar terjangkitnya virus korona.(RF/OL-09)

BERITA TERKAIT