20 March 2020, 15:50 WIB

Setelah Masker dan Hand Sanitizer, Alkohol 70% Langka di Sulteng


Mitha Meinansi | Nusantara

CAIRAN antiseptik alkohol 70% di Sulawesi Tengah kini menghilang. Pasalnya, beredar informasi kalau cairan antiseptik itu dapat mengatasi penularan virus covid-19.

Baca juga: Waspada Covid-19, Pengawasan Pintu Masuk Denpasar Diperketat

Seorang petugas di Apotek Kimia Farma di Kota Palu menyebutkan cairan antiseptik itu kini menjadi incaran warga.

"Alkohol kosong. Sudah sejak empat hari lalu alkohol habis. Tiba-tiba banyak yang cari," ujar karyawati yang tak bersedia menyebutkan namanya  itu, Jumat (20/3).

Baca juga: Perajin Siap Naikkan Kadar Alkohol Ciu untuk Jadi Hand Sanitizer

Pemilik Apotek Jaya Farma di Kabupaten Sigi, Stevia, juga mengakui kondisi yang sama. Padahal, cairan itu semestinya digunakan untuk mengobati luka.

"Saya tidak sangka juga kalau alkohol orang cari, sampai kehabisan stok. Biasanya jarang yang beli. Kadang-kadang saya jual hanya untuk mengobati luka, tapi kemarin banyak yang beli katanya untuk pakai cuci tangan," aku Stevia.

Baca juga: Tangkal Korona, Tol Pejagan-Pemalang Disemprot Disinfektan

Hilangnya cairan alkohol 70% itu menyusul masker dan hand sanitizer yang sudah susah dicari.

Bahkan, sejumlah apotek di Kota Palu memasang tulisan'Masker dan Hand Sanitizer Kosong' di depan apotek. (X-15)

 

 

BERITA TERKAIT