20 March 2020, 15:23 WIB

Pemerintah Pastikan Sediakan 4,7 Juta Masker Akhir Maret Ini


Hilda Julaika | Humaniora

PEMERINTAH melalui Kementerian Badan Usaha dan Milik Negara (BUMN) memastikan akan ada sebanyak 4,7 juta masker di akhir Maret ini. Adapun masker ini akan diproduksi secara mandiri oleh perusahaan Farmasi di bawah naungan BUMN.

Meskipun bahan baku kertas untuk masker akan diimpor dari negara lain. Pemerintah pun akan menjamin ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis.

“Kita memproduksi sendiri masker cuma memang bahan bakunya kertasnya itu kemarin ambil dari negara lain. Masker secara keseluruhan bisa produksi sendiri. Akan tersedia 4,7 juta masker pada 31 Maret ini,” tegas Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (20/3).

Tak hanya sebatas masker, pemerintah pun akan menyediakan alat pelindung diri (APD) yang bisa digunakan oleh tenaga medis. Hal ini dilakukan agar dokter dan perawat sebagai ujung tombak dalam memerangi Covid-19 ini bisa dijamin ketersediaannya. Namun, memang dengan kapasitas yang terbatas.

“Lalu juga APD. Kita akan lakukan karena kita tidak mau dokter perawat yang ujung tombak tidak disediakan, tapi ada kapasitras terbatas. Bahkan swasta yang berhubungan baik dengan saya, mereka juga ingin bantu, masker, APD, nanti ada bentuk tim untuk menampung ini,” ungkapnya kepada media massa.

Pemerintah melalui Kementerian BUMN diketahui akan memprioritaskan kesehatan masyarakat. Seperti yang diutarakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir bahwa kesehatan masyarakat harus dijamin. Melalui pengadaan obat, masker, dan APD. (OL-4)

BERITA TERKAIT