20 March 2020, 13:42 WIB

Covid-19 Mengintai, Pembayaran Pajak bisa via Daring atau Dropbox


Putri Anisa Yuliani | Ekonomi

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta membatasi sejumlah pelayanan pajak sebagai upaya menerapkan social distancing untuk mencegah penularan virus korona atau Corona Virus Disease (Covid-19).

Beberapa gerai samsat di lima wilayah kota telah ditutup. Namun, agar masyarakat dapat tetap mengajukan pembayaran pajak, Bapenda menyediakan langkah antispasi dengan penyediaan Dropbox. Dropbox berlokasi di kantor Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Daerah (UPPD).

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Awal April

"Berkas untuk pengajuan dimasukan kedalam amplop coklat atau plastik yang ditutup rapat. Pada halaman depan diberi keterangan jenis pajak, nama wajib pajak serta nomor telepon yang bisa dihubungi," kata Kepala Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Arismansyah, Jumat (20/3).

Penempatan dropbox ini merupakan langkah yang diambil sehubungan dengan Seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2020 tentang ‘Sosial Distancing dalam Rangka Pencegahan Penularan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta’ serta Surat Edaran Kepala Bapenda Nomor 4 Tahun 2020 tentang ‘Sistem Kerja Pegawai Bapenda Dalam Upaya Pencegahan Covid-19’ maka akan diadakan perubahan sistem pelayanan di kantor UPPPD dan kantor Samsat di Jakarta, sekaligus tindakan preventif dan melakukan desinfektan di semua area Gedung Layanan Pajak Daerah.

Aris menjelaskan ketentuan ini mulai berlaku tanggal 17 Maret lalu. Sementara itu, layanan tatap muka di UPPD ditutup sementara. Optimalisasi pelayanan dilakukan melalui online di situs https://pajakonline.jakarta.go.id dan https://ebphtb.jakarta.go.id.

Wajib pajak juga dapat tetap mengurus pajak dengan mengirimkan Dokumen permohonan melalui email dengan ketentuan dokumen permohonan dipindai dan pada judul email berisikan jenis pajak dan jenis permohonan. Dokumen dikirimkan ke alamat email masing-masing UPPPD.

"Selanjutnya menyikapi Surat Edaran Gubernur dimaksud, jam pelayanan dikurangi menjadi pukul 08.00 - 14.00 dan khusus untuk hari Sabtu 21 Maret 2020 dan28 Maret 2020 pelayanan diliburkan," ujarnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT