20 March 2020, 11:42 WIB

California Perintahkan Warga Tetap di Rumah karena Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

CALIFORNIA telah mengeluarkan perintah kepada warganya untuk tetap tinggal di rumah ketika negara bagian Amerika Serikat (AS) yang paling padat penduduknya itu tengah mencoba membendung penyebaran virus korona.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan kepada warga California bahwa mereka hanya boleh meninggalkan rumah mereka untuk keperluan yang penting selama pandemi.

"Ini adalah saat kita perlu membuat keputusan yang sulit. Kita perlu menerima kenyataan," kata Newsom, Kamis (19/3) malam, seperti dikutip BBC, Jumat (20/3).

Perintah tersebut masih akan memungkinkan penduduk meninggalkan rumah mereka untuk membeli bahan makanan atau obat-obatan atau berjalan-jalan dengan anjing atau berolahraga, tetapi tetap membatasi interaksi publik.

Baca juga: Xi ke Putin, Tiongkok Siap Tingkatkan Kerja Sama Hadapi Korona

Perintah tersebut juga akan memaksa bisnis yang dianggap tidak penting untuk ditutup, sementara memungkinkan yang lainnya, termasuk toko bahan makanan, apotek, bank dan pom bensin untuk tetap buka.

Sekitar setengah dari populasi negara bagian sudah dikenakan tindakan keras yang serupa, termasuk kota San Francisco.

Gubernur Demokrat itu mengatakan bagian dari wilayahnya tersebut mengalami tingkat infeksi dua kali lipat setiap empat hari.

Sebelumnya, ia memperkirakan bahwa ada lebih dari setengah dari 40 juta orang di negara bagiannya akan tertular Covid-19 hanya dalam dua bulan ke depan.

Sejauh ini, California telah mencatat kurang dari 1.000 kasus akibat virus korona dan 19 kematian, menurut Los Angeles Times. Virus korona telah merenggut 205 nyawa di AS dan menginfeksi lebih dari 14 ribu orang. (OL-1)

BERITA TERKAIT